Selasa, 19 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

BPBD Pamekasan Siaga Hadapi Ancaman Kemarau Panjang

Redaksi - Tuesday, 19 May 2026 | 07:23 AM

Background
BPBD Pamekasan Siaga Hadapi Ancaman Kemarau Panjang
Ilustrasi kekeringan. ( Istimewa/)

salsabilafm.com - Wilayah Kabupaten Pamekasan diprediksi akan menghadapi fenomena kemarau panjang atau El Nino pada tahun 2026. Musim kering diperkirakan datang lebih awal dengan durasi yang lebih panjang dibanding tahun sebelumnya.


Mengantisipasi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mulai menyiapkan langkah penanganan, khususnya untuk wilayah yang rawan mengalami kekeringan dan krisis air bersih.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pamekasan, Achmad Zainullah, mengatakan, pemetaan desa rawan kekeringan sementara masih mengacu pada data tahun 2024–2025. Menurutnya, kondisi cuaca yang berubah setiap tahun membuat potensi wilayah terdampak bisa bertambah maupun berkurang.




"Cuaca di setiap tahunnya selalu berubah. Sekarang kami masih bersiap untuk permasalahan tersebut, karena tahun sekarang ini bisa saja bertambah dan bisa berkurang untuk desa yang rawan dalam kekeringan," ungkapnya, Senin (18/5/2026).


Dia menjelaskan, sejumlah wilayah yang selama ini menjadi perhatian BPBD berada di Kecamatan Waru, Pasean, dan Larangan Badung. Daerah tersebut dinilai rentan mengalami kekeringan akibat kondisi struktur tanah yang didominasi batuan kapur.




"Secara umum, karakteristik geologis Madura, khususnya Pamekasan, itu didominasi oleh batuan kapur yang keras. Akibatnya, saat hujan air cepat hilang karena masuknya ke bawah tanah," tambahnya.


Sebagai langkah antisipasi, BPBD Pamekasan menyiapkan berbagai upaya penanganan, mulai dari bantuan sumur bor, dukungan jaringan pipa PDAM, hingga dropping air bersih bagi desa yang mengalami kelangkaan air secara ekstrem.


Selain itu, masyarakat juga diimbau mulai melakukan langkah penghematan air dan menyiapkan tempat penampungan air bersih untuk menghadapi musim kemarau.




BPBD juga mengingatkan warga agar menjaga kesehatan selama cuaca panas dan berdebu dengan menerapkan pola hidup sehat.


"Kami berharap masyarakat ikut membantu menyosialisasikan hal ini. Cuaca sedang kurang baik, namun dengan persiapan yang matang dan kerja sama semua pihak, kita bisa melaluinya dengan baik," tutupnya. (*)