Dukung Pembangunan Yonif TP, Bupati Pamekasan: Ini Akan Berdampak Positif
Redaksi - Wednesday, 20 May 2026 | 07:03 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan komitmen mendukung penuh rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Selasa (19/5/2026). Hal tersebut disampaikan Bupati Kholilurrahman disela peresmian lokasi pembangunan Yonif TP di wilayah setempat.
Yonif TP tersebut merupakan satuan baru di bawah naungan TNI Angkatan Darat (TNI AD). Program strategis ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat pertahanan negara sambil menjadi pelopor ketahanan pangan dan percepatan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, didampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, serta sejumlah jajaran lainnya. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai momen peresmian lokasi pembangunan Yonif TP yang direncanakan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
"Kami yakin pembangunan ini akan memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi. Kami akan dukung sepenuhnya terkait rencana pembangunan ini, jika ini terwujud tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat," kata Kholilurrahman.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan pihak terkait, guna memastikan tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses pembangunan.
"Ke depan, kami akan jelaskan kepada masyarakat terkait rencana pembangunan ini, agar tidak terjadi salah paham antara masyarakat dengan pemerintah maupun pihak terkait," ungkapnya.
Sementara Komandan Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menyampaikan pemilihan lokasi di Desa Larangan Slampar, Tlanakan, dilakukan berdasar kajian dan pertimbangan matang.
"Selain telah memenuhi persyaratan, lokasi ini juga memiliki jangkauan yang strategis untuk pembangunan pangkalan," tegasnya.
"Selain itu, penentuan lokasi ini juga kita lakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, serta mempertimbangkan potensi peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar" imbuhnya.
Usai peresmian lahan seluas sekitar 62,5 hektare tersebut, pembangunan Yonif TP direncanakan mulai digelar Juni 2026.
"Program ini kita harapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Pamekasan," pungkasnya. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
9 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
10 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
10 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
10 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
10 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
10 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
10 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
10 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
10 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





