Sabtu, 25 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Peringati Hari Bumi 2026, Penyandang Disabilitas Sampang Hijaukan Pesisir Camplong

Ach. Mukrim - Saturday, 25 April 2026 | 07:19 AM

Background
Peringati Hari Bumi 2026, Penyandang Disabilitas Sampang Hijaukan Pesisir Camplong
Proses penanaman pohon cemara. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD PB) Kabupaten Sampang memperingati Hari Bumi 2026 dengan melakukan aksi penanaman bibit cemara udang di pesisir Kecamatan Camplong, Sampang, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat mitigasi bencana abrasi dan dampak perubahan iklim di wilayah Madura.


Sekretaris ULD PB Kabupaten Sampang, Aang Djunaidi, menyatakan, keterlibatan penyandang disabilitas dalam agenda ini membuktikan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab inklusif. Menurutnya, aksi ini merupakan bagian dari komitmen Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berbasis lingkungan.


"Kegiatan ini bukan hanya seremoni penanaman, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk penyandang disabilitas," katanya, Sabtu (25/4/2026).




Menurutnya pemilihan cemara udang sebagai komoditas penanaman bukan tanpa alasan. Bibit yang disuplai oleh BPBD Jatim tersebut diproyeksikan menjadi benteng alami untuk menahan laju abrasi yang mengancam garis pantai di kawasan Camplong.


Di sisi lain, Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) IV Pamekasan memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Kepala Bidang Pemerintahan Bakorwil IV Pamekasan, Sri Rukmiati, menilai sinergi antara ULD PB dan instansi pemerintah merupakan langkah inspiratif bagi daerah lain.




"Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Ini adalah contoh konkret bagaimana kolaborasi dapat memperkuat mitigasi bencana. Harapannya, aksi hijau ini berkelanjutan untuk membangun ketahanan wilayah," terangnya.


"Selain manfaat ekologis untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem pesisir, kami harap kegiatan ini mampu mempererat solidaritas warga Sampang dalam menghadapi tantangan bencana alam di masa depan," pungkasnya. (Mukrim)