Pergi Umrah Saat Bencana, Prabowo Tegur Keras Bupati Aceh Selatan
Redaksi - Monday, 08 December 2025 | 12:05 PM


salsabilafm.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti tindakan Bupati Aceh Selatan, Mirwan M.S., yang berangkat umrah ketika wilayahnya tengah terdampak banjir bandang dan longsor. Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Posko Terpadu, Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam.
Prabowo awalnya mengapresiasi para bupati di Provinsi Aceh yang mengikuti rapat koordinasi dan terus bekerja untuk rakyat. Namun, ia memberikan peringatan tegas kepada kepala daerah yang justru “melarikan diri” saat rakyat membutuhkan.
“Terima kasih kepada para bupati yang terus berjuang untuk rakyat. Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan. Tapi kalau ada yang mau lari, ya silakan, copot langsung,” ujar Prabowo disertai tawa kecil, tetapi dengan nada serius.
Prabowo kemudian menanyakan kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, terkait langkah tegas atas keputusan Mirwan.
Prabowo yang memiliki latar belakang militer bahkan menyebut tindakan Mirwan sebagai bentuk desersi, yakni meninggalkan anak buah dalam situasi bahaya. Ia juga menyinggung posisi Mirwan sebagai kader Partai Gerindra dan menanyakan langsung kepada Sugiono, Menteri Luar Negeri sekaligus Sekjen DPP Gerindra.
“Itu kalau tentara namanya desersi. Dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah. Waduh, enggak bisa itu. Saya enggak mau tanya partai mana… sudah kau pecat?” tegas Prabowo.
Sebelumnya, Mirwan M.S. menyatakan tidak sanggup menangani bencana yang melanda wilayahnya akibat banjir bandang dan longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Namun, pada 2 Desember 2025, Mirwan tetap berangkat umrah bersama istrinya, memicu kritik dari berbagai pihak karena daerahnya masih berada dalam masa tanggap darurat.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, pada 5 Desember 2025 menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin bagi Mirwan untuk bepergian ke luar negeri selama masa darurat tersebut.
Menindaklanjuti situasi ini, DPP Partai Gerindra resmi memberhentikan Mirwan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Sekjen DPP Gerindra, Sugiono.
“Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan,” ujar Sugiono. (*)
Next News

Para Pemimpin Dunia Kecam Rencana Aneksasi Greenland oleh Trump
10 hours ago

Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia, Eka Brimob Aceh Dipecat Tidak Hormat
10 hours ago

Dispusip Sampang Amankan 15 Naskah Kuno, Jaga Memori Kolektif Bangsa
11 hours ago

Belum Ada Perbaikan, Warga Karang Penang Onjur Jalan Kaki Lewati Lokasi Longsor
11 hours ago

Longsor di Pamekasan: 40 KK Terisolir, 10 Siswa Digendong Lintasi Bukit ke Sekolah
12 hours ago

Bertahan 4 Tahun, Warga Palengaan Daja Pamekasan Swadaya Perbaiki Jembatan Darurat
12 hours ago

Nelayan Bangkalan Seminggu Tak Melaut Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan Meroket
12 hours ago

Tak Ada Drainase, 3 Desa di Tanjung Bumi Bangkalan Terendam Banjir
12 hours ago

Cuaca Buruk, Nelayan Desa Pulau Mandangin Tidak Melaut
12 hours ago

Antisipasi Libur Isra Miraj, Pertamina Tambah 800 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim
7 hours ago





