Penerima Bansos Berdasarkan Desil, Dinsos PPPA Sampang: Penentu Sebenarnya BPS
Ach. Mukrim - Monday, 10 November 2025 | 03:30 PM


salsabilafm.com – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menyatakan, masyarakat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori atau desil kesejahteraan untuk menentukan jenis Bantuan Sosial (Bansos) yang akan diberikan pemerintah.
Kepala Bidang Jaminan Sosial (Kabid Jamsos) Dinsos PPPA Sampang, Erwin Elmi Syahrial, mengatakan, secara teknis pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam penentuan desil penerima Bansos. Menurutnya, proses tersebut dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) maupun pemerintah daerah.
"Penentu desil itu sebenarnya Badan Pusat Statistik, yang secara teknis kami tidak tahu," ujar Erwin, Senin (10/11/2025).
Erwin menjelaskan, Kemensos menentukan penerima Bansos berdasarkan hasil pengolahan data dari BPS. Data masyarakat terlebih dahulu dikirim oleh Kemensos ke BPS untuk diolah, kemudian hasilnya dikembalikan ke Kemensos dengan klasifikasi desil yang telah ditentukan.
Berdasarkan desil tersebut, Kemensos kemudian menyalurkan berbagai jenis bantuan, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
"Setelah Kemensos mendapatkan data olahan dari BPS, mereka menentukan bantuan yang akan diberikan ke masyarakat. Jadi, bantuan disalurkan berdasarkan desil," jelas Erwin.
Erwin memaparkan, masyarakat dalam desil 1 hingga 5 dikategorikan memiliki kondisi ekonomi rendah. Kelompok ini meliputi masyarakat miskin ekstrem, miskin, hampir miskin, rentan miskin, hingga pas-pasan.
Sementara itu, masyarakat yang masuk desil 6 hingga 10 tergolong menengah ke atas dan dianggap sudah hampir mampu atau sejahtera, sehingga tidak lagi berhak menerima Bansos.
"Masyarakat yang sudah masuk desil 6–10 bisa dikatakan hampir mampu dan sejahtera. Jadi, peluang untuk mendapatkan bantuan sangat kecil," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Puting Beliung Terjang Sunenep, 27 Rumah Rusak dan 6 Warga Luka-luka
18 hours ago

Dana Transfer Seret, DPRD Sampang Desak Pemda Genjot Inovasi PAD
18 hours ago

Fakta Baru Terungkap, Lahan SDN Batoporo Timur 1 Bukan Aset Pemkab Sampang
18 hours ago

Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum di Pamekasan Rusak
20 hours ago

Warga Desa di Pamekasan Gotong Royong Perbaiki Jalan Ambles Akibat Longsor
20 hours ago

Gunakan Inovasi Robotik, Antrean Pasien di RSUD Syamrabu Bangkalan Berhasil Dipangkas
20 hours ago

Zaki Ubaidillah Pebulu Tangkis Asal Sampang Juara Thailand Masters 2026
20 hours ago

Jadi Kawasan Rawan, Warga Sampang Minta JLS Dipasangi Kamera Pengawas
20 hours ago

Mobil BMW Terbakar di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
20 hours ago

Siswa TK di Pamekasan Nyaris Terlindas Mobil MBG
3 days ago



