Pemkab Sumenep Siapkan Rp 3,5 Milliar untuk Progam RTLH 2025
Syabilur Rosyad - Saturday, 01 February 2025 | 10:08 PM


salsabilafm.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk membantu perbaikan rumah warga miskin dan kurang mampu melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2025 ini.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, program itu merupakan lanjutan dari 2024. Juga sebagai bentuk komitmen Pemkab Sumenep dalam berupaya mengentas kemiskinan serta meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Anggaran sebesar Rp3,5 miliar ini untuk memperbaiki sebanyak 150 unit rumah," katanya, Jum'at (31/1/2025) kemarin.
Fauzi menjelaskan, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi bagi warga yang mengajukan bantuan RTLH tersebut. Di antaranya, memiliki rumah yang tidak layak huni, lalu memiliki tanah yang sah, berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), dan memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Selanjutnya, calon penerima bantuan tidak terdaftar dalam Sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tidak sedang menerima bantuan RTLH dalam waktu tertentu dan jenis kerusakan rumah calon penerima bantuan bukan karena bencana alam.
"Ketentuan-ketentuan ini yang menjadi penilaian tim dalam menentukan layak atau tidak mereka menerima bantuan," kata Fauzi.
Selain itu, ada beberapa persyaratan lain yang perlu diperhatikan. Seperti surat keterangan dari kepala desa, foto kopi KTP elektronik dan kartu keluarga (KK) calon penerima bantuan, lalu foto bangunan rumah, serta surat keterangan status kepemilikan tanah.
"Surat keterangan tidak berstatus PNS/TNI/Polri/pensiunan/pegawai BUMN/perangkat desa, juga menjadi prasyarat di program bantuan RTLH ini," ujarnya.
Sementara itu, program bantuan RTLH pada 2025 ini lebih sedikit dibanding 2024. Pada tahun sebelumnya program bantuan perbaikan rumah warga miskin dan kurang mampu mencapai 125 unit. (*)
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
16 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
16 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
16 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
18 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
21 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
21 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
21 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
21 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
21 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
21 hours ago





