Selasa, 3 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pemkab Sampang Siapkan Dana Bergulir Rp300 Juta untuk Modal UMKM

Ach. Mukrim - Tuesday, 03 March 2026 | 03:45 AM

Background
Pemkab Sampang Siapkan Dana Bergulir Rp300 Juta untuk Modal UMKM
Bazar Takjil UMKM Sampang. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kembali membuka keran pinjaman modal melalui program Dana Bergulir (Dagulir) untuk tahun anggaran 2026. Program ini ditujukan khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna memperkuat struktur permodalan di wilayah tersebut.


Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Zaiful Muqaddas, melalui Kabid Koperasi dan UM Evi Hariati, mengatakan, program ini merupakan upaya konsisten pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan usaha kerakyatan.


"Tujuannya untuk memperkuat modal dan pengembangan usaha dengan suku bunga rendah. Kami patok hanya enam persen," katanya, Selasa (3/3/2026).




Evi menjelaskan, persyaratan untuk mendapatkan pinjaman ini tergolong sangat sederhana demi memudahkan para pelaku usaha. Peminjam hanya diwajibkan memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Berusaha (NIB).


Tahun ini, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp300 juta. Meski tidak ada batasan jumlah UMKM yang boleh mengajukan, Pemkab akan melakukan seleksi ketat melalui proses verifikasi lapangan.




"Ketentuan layak atau tidaknya mendapat pinjaman ditentukan setelah hasil survei. Survei tersebut juga menentukan besaran modal. Jika tidak layak, kami berikan sesuai realita di lapangan," tegasnya.


Lebih lanjut, Evi memaparkan, bunga yang dihasilkan dari pinjaman tersebut akan masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski tidak dibebani target khusus, ia mencatat keberhasilan program tahun sebelumnya yang mampu mengembalikan dana sebesar Rp300 juta.


Hingga awal Maret ini, sudah terdapat dua pelaku usaha yang mengajukan pinjaman dan tengah menunggu proses survei dari tim Diskopindag.




"Tahun ini belum ada pengajuan yang disepakati (pencairan), tapi sudah ada dua debitur masuk. Tinggal kami survei nanti," pungkasnya. (Mukrim)