Jumat, 12 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Grup Musik Daul Sekar Kedaton Kecelakaan Tunggal, Personel Alami Cedera Serius

Redaksi - Friday, 12 June 2026 | 06:51 AM

Background
 Grup Musik Daul Sekar Kedaton Kecelakaan Tunggal, Personel Alami Cedera Serius
Korban didampingi orang tuanya saat dirawat di RS ( Istimewa/)

salsabilafm.com  – Grup Musik Daul Sekar Kedaton Pamekasan dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal saat perjalanan pulang usai menghadiri kegiatan di Kecamatan Pakong. Salah satu personel mengalami cedera cukup serius dan saat ini menjalani perawatan di RS Moh. Noer Pamekasan.


Arif Wibisono, orang tua salah satu korban yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Pamekasan, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. 


Menurut Arif, anaknya menjadi salah satu korban yang mengalami luka paling serius dibandingkan korban lainnya. Saat ini kondisi korban telah dipindahkan dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke ruang perawatan untuk menjalani pemulihan lebih lanjut.




"Iya benar. Anak saya yang agak parah dari korban lainnya. Alhamdulillah sudah masuk kamar untuk pemulihan," ujarnya, Jum'at (12/6/2026).


Arif menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB di wilayah Maddis, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan. Keluarga baru menerima informasi dari Ketua Sekar Kedaton pada sekitar pukul 04.00 WIB.




Dia mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya dugaan retak tulang yang masih memerlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis. Pihak keluarga saat ini masih menunggu keputusan medis terkait kemungkinan tindakan operasi.


"Ada retak yang mungkin harus diperiksa dan bisa kemungkinan dioperasi. Kami masih menunggu tindakan karena dokternya masih di Surabaya. Kami juga masih menunggu pemeriksaan dari dokter yang akan menangani," katanya.


Korban pada malam kejadian langsung dilarikan ke IGD RS Moh. Noer Pamekasan untuk mendapatkan penanganan darurat. Hingga kini, keluarga memilih fokus mendampingi proses penyembuhan korban.




Arif menyampaikan apresiasi kepada pengurus Daul Sekar Kedaton yang dinilai sigap dalam memberikan penanganan terhadap anaknya pascakecelakaan.


"Saat ini kami sedang fokus menangani keselamatan dan kesehatan anak saya dulu. Saya apresiasi penanganan kepada anak saya oleh pihak pengurus Daul Sekar Kedaton," tuturnya.




Arif berharap peristiwa tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Menurutnya, kesenian daul merupakan aktivitas positif yang saat ini banyak diminati masyarakat dan perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak.


"Harapan kami, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar bisa menjadi evaluasi bersama. Kesenian daul merupakan kegiatan positif yang digemari masyarakat Pamekasan dan perlu perhatian dari pemerintah, masyarakat, maupun dari sudut pandang agama agar ke depan menjadi tontonan yang juga memiliki nilai tuntunan dan edukasi bagi masyarakat," pungkasnya.


Terpisah, Ketua Daul Sekar Kedaton mengatakan, insiden terjadi saat kendaraan yang membawa perlengkapan pentas mengalami kendala pada bagian penarik atau derek. Akibatnya, sasis kendaraan patah dan muatan bergeser hingga menyebabkan kecelakaan yang mengakibatkan adanya korban luka dan beberapa alat musik rusak.




Pihak tim menyampaikan bahwa keselamatan selalu menjadi perhatian utama dalam setiap perjalanan. Namun musibah tersebut terjadi di luar perkiraan dan tidak diinginkan oleh siapa pun.


"Kami berharap seluruh korban segera pulih dan terus membaik. Kami meminta doa dari masyarakat agar kegiatan seni yang dijalankan ke depan dapat berlangsung dengan aman dan lancar," pungkasnya. (*)