Kawal Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut', Polda Metro Kerahkan Ribuan Personel
Redaksi - Friday, 12 June 2026 | 03:57 AM


salsabilafm.com,- Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 4.151 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta pada Jumat (12/6/2026).
Ribuan personel tersebut terdiri atas 3.651 anggota Polri dan 500 personel TNI yang disiagakan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.
Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan difokuskan untuk mengawal jalannya demonstrasi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan di sekitar lokasi aksi.
"Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," ujar Budi.
Selain menyiapkan personel, kepolisian juga telah mengantisipasi berbagai potensi dinamika di lapangan, mulai dari kepadatan arus lalu lintas, konvoi kendaraan peserta aksi, kemungkinan penutupan jalan secara situasional, gangguan terhadap fasilitas umum, hingga potensi tindak kriminalitas di tengah kerumunan massa.
Untuk menjaga situasi tetap terkendali, aparat keamanan akan melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif di sejumlah titik yang menjadi lokasi konsentrasi massa.
Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan tidak membawa benda-benda berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan maupun memicu pelanggaran hukum.
"Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif," kata Budi.
Di sisi lain, kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Jika terjadi kepadatan kendaraan atau diperlukan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas dengan tetap mengutamakan keselamatan peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan.
"Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan," pungkasnya.
Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" yang dipusatkan di kawasan Bundaran HI dan Gedung DPR RI. Sementara itu, BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ) juga menggelar aksi unjuk rasa di kawasan kampus Rawamangun, Jakarta Timur. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
7 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
7 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
7 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
8 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
8 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
8 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
8 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
8 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
8 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





