Pemkab Sampang Akan Sanksi Tegas ASN yang Bolos Usai Libur Idulfitri
Ach. Mukrim - Wednesday, 25 March 2026 | 07:00 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat membolos pasca-libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Meski kebijakan Work From Anywhere (WFA) telah diberlakukan untuk sektor tertentu, abdi negara yang menambah waktu libur tanpa keterangan dipastikan tidak akan lolos dari jerat sanksi disiplin
Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Pembinaan Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, Hendro Sugiarto, menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memantau kehadiran pegawai.
"Terkait ASN yang tidak masuk kantor di hari kerja pasca-libur Idul Fitri, langkah pertama adalah pembinaan internal oleh atasan langsung. Namun, jika ada ASN yang tetap membandel, maka penanganan akan diserahkan kepada pihak Inspektorat," katanya, Rabu (26/3/2026).
Hendro menjelaskan, pengawasan melekat dilakukan secara berjenjang. BKPSDM akan menunggu laporan resmi dari masing-masing Kepala OPD sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
"Kita ikuti prosedurnya dulu. Jika OPD melaporkan sudah melakukan pembinaan tetapi pegawai yang bersangkutan masih tetap melanggar, maka akan segera kami tindak lanjuti bersama Inspektorat," jelasnya.
Menurut dia, langkah penindakan akan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pembinaan internal oleh atasan langsung di masing-masing OPD. Namun, bagi ASN yang dinilai 'bandel' dan tetap melanggar aturan meskipun telah dibina, Pemkab Sampang tidak segan menyerahkan proses penyidikan pelanggaran disiplin tersebut kepada Inspektorat.
"Sanksi yang diberikan akan merujuk pada ketentuan disiplin pegawai yang berlaku, berdasarkan laporan resmi dari pimpinan unit kerja terkait," pungkas Hendro. (Mukrim)
Next News

Dikabarkan Hilang, Nelayan Sumenep Akhirnya Ditemukan Meninggal
14 hours ago

Rumah di Pulau Kangean Sumenep Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
14 hours ago

Viral di Medsos, Polisi Hentikan Ambulans Tanpa Pasien Terobos Macet di Bangkalan
14 hours ago

Setuju Kementerian Komdigi, Pemkab Bangkalan Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos
14 hours ago

Terapkan Hemat Energi, ASN di Bangkalan Akan Ngantor Pakai Sepeda
14 hours ago

Jelang Lebaran Ketupat, Harga Daging Sapi di Bangkalan Capai Rp150 Ribu per Kilogram
14 hours ago

Pergi Kenakan Mukena, Mahasiswi di Sampang Dilaporkan Hilang,
14 hours ago

Motor Terbakar di Jalan Raya Ketapang Sampang, BPBD: Kami Bantu Lakukan Pemadaman
15 hours ago

Pemkab Sampang Resmi Terapkan WFA bagi ASN Pasca Libur Lebaran Idulfitri
15 hours ago

Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang di Terminal Sampang Tembus 2.000 Orang
15 hours ago



