Pergi Kenakan Mukena, Mahasiswi di Sampang Dilaporkan Hilang,
Syabilur Rosyad - Wednesday, 25 March 2026 | 07:09 AM


salsabilafm.com - Noer Halisa, 21 tahun, mahasiswi asal desa Batukarang, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, dilaporkan hilang sejak Jumat (20/3/2026) sore. Dia meninggalkan rumah dan tak kunjung kembali hingga kini.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 15.00 WIB dengan mengenakan mukena bagian atas dan sarung, serta membawa tas ransel dan mengendarai sepeda motor. Namun hingga beberapa hari berlalu, keberadaannya masih belum diketahui.
"Orang tua korban, Halil bin Midin, warga Dusun Karang Sambih, melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada Selasa (24/3/2026) setelah melakukan pencarian secara mandiri," katanya, Rabu (25/3/2026).
Eko memaparkan, ciri-ciri korban yakni tinggi badan sekitar 160 cm, berambut panjang berwarna pirang, dan berkulit putih.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor apabila melihat atau mengetahui keberadaan korban," ujarnya.
Eko menegaskan, setiap informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pencarian.
"Peran aktif masyarakat sangat penting, sekecil apa pun informasi yang diberikan akan kami tindak lanjuti," tutupnya. (Syad)
Next News

Nelayan Pulau Mandangin Hilang saat Melaut
in an hour

Kecelakaan Mobil Vs Sepeda Motor di Pamekasan, 1 Meninggal Dunia
a day ago

Diduga Sopir Microsleep, Avanza tabrak Truk dan Inova di Bangkalan
a day ago

Modus Ajari Nyetir Motor, Paman di Bangkalan Setubuhi Keponakan
a day ago

KJRI Jeddah Tangani Kasus Jemaah Haji Indonesia yang Rekam Perempuan Tanpa Izin
a day ago

Pelatihan Kerja Tahap Pertama di Sampang Selesai, 60 Peserta Dinyatakan Kompeten
a day ago

Korban Meninggal Kecelakaan Mobil Vs Motor di Pamekasan Bertambah Jadi 2 Orang
a day ago

Prabowo: MBG Masih Banyak Masalah, Kita Harus Tertibkan
a day ago

Tanggapi Santai Pelemahan Rupiah, Prabowo: Orang Desa Enggak Pakai Dolar
a day ago

Kecam Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi', PPMI: Hentikan Segala Intimidasi
19 hours ago





