Pemkab dan Polisi Pastikan Poster Konser Valen DA7 di Sampang Hoaks
Ach. Mukrim - Monday, 05 January 2026 | 07:30 AM


salsabilafm.com - Jagat maya dihebohkan dengan peredaran poster digital yang menyebutkan penyanyi jebolan D'Academy 7, Valen asal Pamekasan, akan menggelar konser di Alun-Alun Trunojoyo Sampang pada Kamis (8/1/2026). Unggahan tersebut mendadak viral di berbagai platform mulai dari TikTok, Facebook, Instagram, hingga grup WhatsApp, bahkan telah meraup jutaan interaksi dari netizen.
Menanggapi hal itu, otoritas terkait di Kabupaten Sampang, baik dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kepolisian secara tegas menyatakan mereka tidak pernah mengeluarkan izin keramaian ataupun menjadwalkan agenda hiburan tersebut dan memastikan bahwa informasi yang tercantum dalam poster tersebut adalah hoaks.
Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sampang, Sudarmanta, menyatakan pihak Pemerintah Kabupaten (pemkab) tidak pernah menerima informasi maupun pengajuan izin terkait acara tersebut. Menurutnya, masyarakat harus lebih kritis dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.
Dia juga mengimbau, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas sumbernya. Masyarakat diminta untuk lebih teliti dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial, terutama terkait agenda publik yang melibatkan massa besar.
"Sampai saat ini belum ada perizinan. Kami tidak tahu, Satpol PP juga tidak tahu, bahkan para pejabat di sini tidak ada yang tahu soal agenda itu," tegasnya, Senin (5/1/2026).
Senada dengan Pemkab, Kasat Intelkam Polres Sampang AKP Handoko mengungkapkan, kepolisian belum menerima surat pemberitahuan resmi mengenai kegiatan keramaian di lokasi tersebut. Pihaknya berencana melakukan penelusuran lebih lanjut guna meredam simpang siur informasi yang telah menyebar luas di grup-grup WhatsApp masyarakat.
"Sejauh ini nihil dan belum ada rencana konser Valen di Sampang," ujar Handoko singkat menanggapi viralnya pamflet konser yang mencatut nama Alun-Alun Trunojoyo tersebut.
Dia menekankan, pentingnya melakukan verifikasi atau cross-check melalui kanal komunikasi resmi milik Pemerintah Kabupaten Sampang atau pihak Kepolisian sebelum menyebarluaskan informasi tersebut. Hal ini diperlukan guna menghindari kerugian waktu maupun materi, serta menjaga kondusivitas keamanan di wilayah Kabupaten Sampang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang, A. Faisol Ansori, yang membawahi pengelolaan Alun-Alun Trunojoyo, turut menutup pintu spekulasi. Berdasarkan koordinasi internal dengan Bidang Pertamanan, lokasi ikonik tersebut tidak dipesan untuk agenda hiburan pada tanggal 8 Januari 2026.
"Barusan dari Kabid Pertamanan menyampaikan belum ada info terkait acara tersebut. Tidak ada surat permohonan penggunaan tempat yang kami terima," pungkas Faisol. (Mukrim)
Next News

Hadapi El Nino, BPBD Sampang Data Titik Krisis Air dan Ajukan Bantuan Tandon
8 hours ago

Ditemukan Meninggal di Taiwan, Jenazah PMI Asal Bangkalan Dipulangkan
8 hours ago

Deder Keris Khas Sumenep: Incaran Kolektor, Angkat Seni Ukir Tradisional
8 hours ago

Kebakaran Hanguskan 1.000 Rumah Apung di Malaysia, Ribuan Warga Mengungsi
8 hours ago

MUI Sebut Penguburan Ikan Sapu-Sapu Hidup-Hidup Tak Sesuai Prinsip Islam
9 hours ago

Masyarakat Camplong Kecewa PT Garam Absen di Audiensi Bersama DPRD Sampang
9 hours ago

Soroti Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang, PMII Sampang Siap Turun Jalan
9 hours ago

KPK Datang ke Sampang, Selidiki Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
9 hours ago

WFH Diimbau 1 Hari dalam Seminggu, 9 Sektor Penting Dikecualikan
9 hours ago

ASN Sampang Wajib Pakai Bright Gas, Posko Penukaran Dibuka di Lokasi CFD
9 hours ago





