Polisi Tangkap Calo Seleksi Polri-PNS Asal Sumenep, Diduga Tipu Korban Rp600 Juta
Redaksi - Tuesday, 02 June 2026 | 06:49 AM


salsabilafm.com - Anggota Resmob Satreskrim Polres Sampang berhasil meringkus seorang pria berinisial AS, warga Kelurahan Kalimook, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Pria tersebut ditangkap atas dugaan kasus penipuan bermodus calo seleksi yang menjanjikan kelulusan menjadi anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), dilansir dari Tribun Madura.
Tak tanggung-tanggung, aksi tipu-tipu pelaku membuat korban berinisial MM, warga Kabupaten Sampang, mengalami kerugian fantastis mencapai sekitar Rp600 juta.
Kasus penipuan ini berawal pada Juni 2021 lalu. Kala itu, pelaku berinisial AS mendatangi rumah korban, MM, dengan tujuan awal untuk membeli burung merpati. Namun, sekitar dua bulan setelah pertemuan tersebut, pelaku mulai melancarkan siasatnya dengan menawarkan jalur penerimaan anggota Bintara Polri kepada korban.
Kepada korban, AS mengaku memiliki akses program khusus dari seorang anggota DPR RI. Program tersebut, diklaim sengaja diperuntukkan bagi warga asli Kabupaten Sumenep.
Dalam aksinya, pelaku mematok biaya sebesar Rp70 juta per orang bagi peserta yang dijanjikan lolos menjadi anggota Polri.
Tergiur dengan tawaran manis tersebut, korban kemudian mendaftarkan tiga anggota keluarganya, yakni dua keponakan istrinya dan seorang adik ipar.
Dari pendaftaran awal ini, total pembayaran yang disepakati mencapai Rp210 juta, di mana penyerahan uang dilakukan secara bertahap kepada pelaku.
Saat proses pembayaran untuk jalur Polri masih berjalan, AS kembali menawarkan jalur masuk PNS dengan biaya sebesar Rp160 juta. Korban yang terlanjur percaya kembali mendaftarkan istrinya melalui penawaran baru tersebut.
Seiring berjalannya waktu, korban akhirnya menyadari total uang yang telah disetorkan kepada pelaku secara bertahap telah membengkak hingga mencapai kurang lebih Rp600 juta.
Namun, janji manis kelulusan anggota Polri maupun PNS tersebut tak kunjung terealisasi. Saat ditagih oleh korban, pelaku berulang kali meminta korban untuk bersabar.
Bahkan, pelaku berdalih bahwa proses seleksi berada di bawah kewenangan langsung Mabes Polri, serta sempat menyebut adanya perubahan jalur penerimaan dari yang semula Bintara menjadi Akpol.
Lantaran tidak mendapat kepastian, korban akhirnya meminta agar seluruh uangnya dikembalikan. Namun, pelaku lagi-lagi hanya mengumbar janji tanpa memberikan pengembalian secara nyata.
Melihat tidak adanya itikad baik dari pelaku, korban pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan peristiwa penipuan tersebut ke Polres Sampang.
Menurut Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, setelah melakukan serangkaian penyelidikan mendalam, anggota Resmob Satreskrim Polres Sampang bergerak cepat untuk mengamankan pelaku.
"Modus yang digunakan pelaku adalah menjanjikan korban bisa meluluskan anggota keluarganya menjadi anggota Polri dan PNS dengan meminta sejumlah uang secara bertahap," ungkap Nur Fajri Alim, Selasa (2/6/2026).
AS berhasil diringkus tanpa perlawanan saat berada di wilayah Kelurahan Kalimook, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
"Saat itu, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.
Dalam penangkapan kasus tersebut, pihak kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti kuat. Barang bukti tersebut, di antaranya berupa 31 lembar bukti transfer bank, satu eksemplar rekening koran periode 1 Juni 2021 hingga 30 Juni 2023, serta dua lembar surat pernyataan pembayaran.
"Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara," pungkas Nur Fajri. (*)
Next News

Kepergok Curi Motor di Depan Apotek, Pencuri Diamuk Warga Bangkalan
4 days ago

3 Pemuda Nekat Curi Trafo di Akses Suramadu, 2 Ditangkap Polisi
4 days ago

2 Pengguna Narkoba Jenis Sabu di Sumenep Ditangkap Polisi
4 days ago

Diduga Setubuhi Santri di Bawah Umur 2 Kali, Warga Sumenep Diringkus Polisi
7 days ago

Motif Pembunuhan Nelayan di Sampang Terkuak, Korban Diduga Jadi Penyebab Ibu Pelaku Meninggal
7 days ago

Nelayan di Camplong Sampang Tewas Diduga Dianiaya, Pelaku Masih Diburu
8 days ago

Pakai Truk Tangki Air, 1,59 Juta Rokok Bodong Asal Pamekasan Dibekuk di Semarang
9 days ago

Residivis Narkoba di Bangkalan Simpan Sabu dalam Kotak Kayu di Kamar Mandi
9 days ago

Kafe di Sumenep Dirazia, 48 Botol Miras Disita Polisi
10 days ago

Aksi Santai Maling di Bangkalan Madura, Selepas Beraksi Mereka Ngopi dan Makan Nasi Goreng di TKP
10 days ago





