Kamis, 10 September 2026
Salsabila FM
Kriminal

Nelayan di Camplong Sampang Tewas Diduga Dianiaya, Pelaku Masih Diburu

Redaksi - Thursday, 10 September 2026 | 04:02 AM

Background
Nelayan di Camplong Sampang Tewas Diduga Dianiaya, Pelaku Masih Diburu
Tubuh korban saat terlgeletak di lokasi, Kamis (10/9/2026). (Istimewa/)

salsabilafm.com – Seorang nelayan asal Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.


Korban diketahui bernama Nurhasan (53), warga Dusun Rosong, Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong. Ia ditemukan meninggal dunia di Jalan Proyek, Dusun Pesisir, Desa Dharma, Kecamatan Camplong.


Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya kejadian tersebut.




Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, peristiwa bermula ketika korban berjalan pulang setelah mencari ikan di laut. Saat hendak mengambil sepeda motor miliknya yang berada di Jalan Kampung Dusun Pesisir, korban diduga dihadang oleh seseorang yang identitasnya masih dalam penyelidikan.


"Penganiayaan kemudian diduga terjadi hingga korban mengalami sejumlah luka dan meninggal dunia di lokasi kejadian," katanya saat dihubungi, Kamis (10/9/2026). 




Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kiri, pipi kiri, bahu kanan, serta perut bagian depan.


Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus motif di balik kejadian tersebut.


"Untuk mengetahui penyebab kematian, mekanisme kematian dan jenis luka secara pasti masih perlu adanya keterangan medis lebih lanjut," ungkapnya. 




Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Supra X warna hitam dengan nomor polisi L 3881 EZ.


"Selain itu, kami juga mengamankan satu tas berwarna hitam milik korban yang berisi sebuah ponsel merek Oppo dan uang tunai sebesar Rp884 ribu," ujarnya. 




Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan piket SPKT dan Reskrim Polres Sampang, serta menghubungi tim identifikasi.


"Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Sampang untuk dilakukan visum. Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus tersebut," tuturnya. (Syad)