Aksi Santai Maling di Bangkalan Madura, Selepas Beraksi Mereka Ngopi dan Makan Nasi Goreng di TKP
Redaksi - Tuesday, 08 September 2026 | 05:21 AM


salsabilafm.com - Bergerak cepat, senyap, dan meminimalisir segala resiko biasanya tergambar dari aksi tindak pidana pencurian.
Namun strategi taktis itu tidak berlaku bagi dua pemuda, mereka terekam CCTV berada selama 8 jam, bahkan makan nasi goreng hingga ngopi di ruang guru SDN Demangan I, Bangkalan, Madura, Selasa (8/9/2026) dini hari.
Keduanya menggondol satu buah smartphone untuk absensi digital siswa, ratusan ribu uang, speaker aktif hingga perangkat CCTV dari dalam 2 ruang guru.
Sementara dari etalase kantin sekolah, keduanya membawa barang-barang dagangan dan sejumlah uang setelah memecah kaca etalase.
Dalam rekaman CCTV pukull 02.30 WIB, dua pelaku itu keluar dari lingkungan sekolah dengan cara berbeda.
Satu pelaku berpakaian kaus lengan panjang berwarna hijau menyelinap di sela pagar gerbang sekolah.
Sementara satu pelaku lainnya memanjat gerbang, memakai pakaian serba hitam sambil menenteng totebag berwarna hijau.
Aksi kedua pemuda itu mulai terekam CCTV saat memasuki lingkungan sekolah dengan pakaian berbeda pada Senin (7/9/2026) pukul 18.00 WIB.
Keduanya sempat keluar dan masuk kembali ke sekolah pada pukul 23.00 WIB.
"Kami menemukan bungkusan nasi dan bulir-bulir nasi goreng yang tercecer, ada juga gelas bekas kopi."
"Kami menduga dua pelaku itu masih sempat membungkus nasi dan kopi untuk dimakan dalam ruang guru," ungkap salah seorang guru, Rani.
Peristiwa pembobolan itu diketahui ketika sejumlah guru mulai berdatangan di waktu pagi hari.
Semua laci meja guru terbuka, sejumlah alat-alat tulis kantor berserakan, dan terdapat bekas congkelan pada jendela ruang guru.
"Handphone absensi tidak ada, uang kas dalam amplop Rp 190 ribu untuk kebutuhan air minum tidak ada, serta uang pecahana 50 ribu di luar amplop juga tidak ada."
"Para guru kaget karena kondisi ruangan berantakan," pungkas Rani.
Lurah Demangan, Mohammad Arifin didampingi Babinkamtibmas, Aipda Sopan Sofyan, mendatangi sekolah yang berlokasi di kawasan padat permukiman penduduk itu.
Hal itu dillakukan setelah pihak kelurahan mendapat informasi atas peristiwa pembobolan dan pencurian tersebut.
"Kami sudah menyarankan kepada kepala sekolah untuk membuat laporan secara tertulis ke Polres Bangkalan," singkat Arifin. (*)
Next News

Kafe di Sumenep Dirazia, 48 Botol Miras Disita Polisi
21 hours ago

"Upin-Ipin" Asal Bangkalan Kompak Jual Sabu, Ditangkap Polisi
4 days ago

Langkah Cepat Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Kasus Curanmor di Gapura
6 days ago

Warga Geger Bangkalan Gagalkan Percobaan Pencurian Pompa Air
7 days ago

Polisi Tangkap Pelaku Jambret Emas Rp1,1 Miliar di Bangkalan
7 days ago

Polisi Bongkar Dugaan Sabu di Kangean Sumenep
7 days ago

Diduga Aniaya Ayah Kandung, Guru SD di Sumenep Dilaporkan ke Polisi
7 days ago

2 Pria di Arosbaya Bangkalan Ditangkap Polisi, Diduga Konsumsi Sabu
8 days ago

Ayah Kandung di Sumenep Ternyata Cabuli Anak Berkali-kali Sejak 2021
9 days ago

Tiga Orang Diamankan, Kasus Pencurian HP di Batang-Batang Sumenep Terungkap
9 days ago





