Senin, 12 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pemkab Bangkalan Siapkan 3.500 Hektare Lahan untuk Pembangunan Kawasan Industri

Redaksi - Monday, 12 October 2026 | 05:43 AM

Background
Pemkab Bangkalan Siapkan 3.500 Hektare Lahan untuk Pembangunan Kawasan Industri
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur usai menggelar audiensi bersama jajaran PT. Wiraraja Madura Internasional beserta delegasi investor asal Dubai dan Tiongkok di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Istimewa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur (Jatim), menyiapkan lahan seluas 3.500 hektare untuk kebutuhan pembangunan kawasan industri di wilayah tersebut.


Rizal Moris Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan mengatakan, dari total kebutuhan itu, 500 hektare lahan sudah tersedia.


"Dari total 3.500 hektare lahan yang dibutuhkan, sebanyak 500 hektare lahan kini sudah tersedia," kata Rizal di Bangkalan, Minggu (11/10/2026).




Rizal menjelaskan, penyediaan lahan itu berkaitan dengan rencana investasi perusahaan asing asal Tiongkok yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan nasional untuk membangun kawasan industri di Bangkalan. Menurut dia, investasi tersebut juga berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN).


"Sejumlah wilayah yang berpotensi menjadi lokasi pengembangan kawasan industri di antaranya Kecamatan Socah, Kamal, dan Kecamatan Bangkalan. Karena itu, penyediaan lahan di tiga lokasi ini," katanya.




Rizal menyebut fasilitasi penyediaan lahan menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bangkalan mendukung investasi, dan mendorong perekonomian masyarakat di sekitar lokasi industri.


Selain menyiapkan lahan, Pemkab Bangkalan juga menyederhanakan proses perizinan. Pemerintah daerah setempat turut bekerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam riset, hilirisasi, dan penyiapan sumber daya manusia yang dibutuhkan perusahaan.


Rizal mengatakan, industri yang akan dibangun di Bangkalan merupakan industri padat karya, mulai dari pabrik tekstil, plastik, hingga pabrik cokelat.




"Menurut pemaparan pihak investor ke Pemkab Bangkalan, industri ini diproyeksikan bisa menyerap antara 700 hingga 1.000-an orang tenaga kerja," ujar Rizal.


Pemkab Bangkalan juga terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, terutama dalam menciptakan rasa aman bagi investor.




Rizal menambahkan, Pemkab Bangkalan menargetkan sekitar 80 persen dari total kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri itu berasal dari Kabupaten Bangkalan dan masyarakat Madura pada umumnya. Menurutnya, permintaan tersebut telah disepakati oleh pihak investor. (*)