Senin, 12 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Viral Perundungan di Asrama, Telkom University DO Dua Mahasiswa

Redaksi - Monday, 12 October 2026 | 11:33 AM

Background
Viral Perundungan di Asrama, Telkom University DO Dua Mahasiswa
Video perundungan terhadap mahasiswa Telkom University di asrama. (Istimewa/)

salsabilafm.com - Telkom University (Tel-U) menjatuhkan sanksi administratif akademik berupa pemberhentian atau drop out (DO) terhadap dua mahasiswa yang terbukti terlibat dalam aksi perundungan terhadap mahasiswa lain di asrama kampus.


Kasus tersebut menjadi sorotan setelah video dugaan perundungan viral di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang mahasiswa terlihat mengarahkan semprotan gas ke mahasiswa lain sambil memainkan korek api di dalam kamar asrama.


Rektor Telkom University, Suyanto, mengatakan, sanksi dijatuhkan setelah pihak kampus melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.




"Sanksi administratif akademik telah ditetapkan terhadap dua mahasiswa. Penetapan sanksi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku," ujar Suyanto, Minggu (11/10/2026).


Suyanto juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan keluarganya serta mengecam segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus.




Wakil Rektor III Bidang Admisi, Kemahasiswaan, dan Alumni Telkom University, Ratri Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa sanksi berat di kampus tersebut berupa pemberhentian sebagai mahasiswa.


Menurut Ratri, tidak ditemukan indikasi motif dendam dalam kasus tersebut. Pelaku dan korban juga tidak memiliki hubungan dekat sebelum bergabung di Telkom University.


"Jadi memang tidak ada history dan rekam jejak sebelumnya yang menunjukkan kedekatan keduanya sebelum bergabung di Telkom University," katanya.




Untuk menjaga keamanan, pihak kampus telah menempatkan pelaku dan korban di area asrama yang berbeda. Korban juga mendapatkan perlindungan dan pendampingan.


Kasus ini turut menuai kecaman dari kalangan mahasiswa. Indah, salah satu mahasiswa, mengaku geram melihat rekaman tersebut dan khawatir tindakan pelaku dapat membahayakan keselamatan penghuni asrama.




Dia menyoroti aksi penyulutan korek api ke arah seprai yang dinilainya berpotensi memicu kebakaran.


Sementara itu, mahasiswa lainnya, Rena, meminta pihak kampus memberikan sanksi tegas kepada pelaku.


"DO saja! Kesal saya lihatnya," ucap Rena.(*)