Pemakaman Jenazah Cucu Pengikut Ajaran Syiah Ditolak Warga Sampang
SalsabilaNews - Wednesday, 28 October 2020 | 09:05 AM



Jenazah perempuan berinisial NA (17) warga Desa Blu'uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupatem Sampang, Madura, Jawa Timur ditolak warga setempat untuk dimakamkan.
Setelah mendapat penolakan warga, jenazah dibawa dengan menggunakan ambulans ke Balai Latihan Kerja (BLK) daerah, Hal itu disampaikan Camat Karang Penang, Sampang, Syamsul Arifin, Selasa (27/10/2020).
"Jenzah kami bawa ke BLK dulu. Mencari solusi bersama petugas untuk menentukan tempat dan proses pemakaman," ucapnya.
Menurut dia, penolakan pemakaman dari warga diduga karena jenazah merupakan anak cucu pengikut ajaran syiah yang sedang mengungsi di Rumah Susun (Rusun) Jemundo, Sidoarjo.
Lanjut Syamsul "Sebelumnya, NA terkadang pergi ke pengungsian kakeknya di Sidoarjo. Namun, dia tidak menetap di sana," ucapnya.
Diinformasikan bahwa, NA mengalami sakit asam lambung dan dibawa pulang keluarga untuk dirawat di rumah sakit wilayah Madura, dimana saat ini, bersama petugas keamanan di BLK, pihaknya melakukan koordinasi untuk menentukan tempat pemakaman jenazah NA. (Abaz)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
21 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
21 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
21 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
21 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
a day ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
a day ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
a day ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
a day ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
a day ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago




