PAD Sektor Layanan Kesehatan Belum Capai Target, RSUD Ketapang Alami Penurunan
Ach. Mukrim - Friday, 17 July 2026 | 06:55 AM


salsabilafm.com - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang hingga memasuki triwulan kedua masih berada di bawah target. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang mencatat pendapatan yang terkumpul baru mencapai 32,94 persen dari target yang ditetapkan.
Kepala Subbagian Keuangan Dinkes KB Sampang Muhammad Maman Firmansyah mengatakan, hingga Mei 2026 kemarin realisasi PAD seharusnya telah menyentuh 41,67 persen. Namun, pendapatan yang berhasil dihimpun baru sebesar Rp108,6 miliar dari target tahunan Rp329 miliar.
Menurut Maman, belum optimalnya capaian tersebut dipengaruhi keterlambatan pembayaran klaim layanan kesehatan oleh BPJS Kesehatan untuk periode April dan Mei. Kondisi itu membuat pendapatan dari fasilitas pelayanan kesehatan belum dapat dibukukan secara maksimal.
Selain itu, penurunan jumlah peserta aktif BPJS Kesehatan juga berdampak terhadap penerimaan daerah. Sejumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengalami penonaktifan sehingga harus melalui proses reaktivasi sebelum kembali dapat memanfaatkan layanan kesehatan.
"Akibatnya, pendapatan kapitasi yang diterima masing-masing puskesmas ikut menurun," kata Maman, Jum'at (17/7/2026).
Di sisi lain, penurunan pendapatan juga terjadi di RSUD Ketapang. Rumah sakit tersebut kehilangan salah satu layanan karena dokter spesialis bedah tidak lagi bertugas, sehingga pelayanan bedah untuk sementara tidak berjalan.
Berdasarkan hasil evaluasi, pendapatan RSUD Ketapang hingga Mei tahun ini tercatat sebesar Rp6,3 miliar. Angka itu lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp7,8 miliar.
Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan pendapatan pada sisa tahun anggaran. Upaya tersebut meliputi percepatan reaktivasi kepesertaan JKN, koordinasi dengan BPJS Kesehatan terkait pembayaran klaim, serta pengembangan kerja sama layanan kesehatan baru.
"Sementara itu, RSUD Ketapang saat ini tengah berproses merekrut dokter spesialis bedah guna mengembalikan layanan yang sempat terhenti," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Masyarakat Tingkatkan Gotong Royong
18 hours ago

890 Jumlah IKM di Sampang, 149 yang Tergabung dalam Sentra Industri
18 hours ago

Puncak Festival Pesisir ke-5, 400 Nelayan Gemakan Budaya Mandangin
2 days ago

Ikuti Renungan Suci HUT ke-81, Bupati Sampang: Kemerdekaan Lahir dari Pengorbanan
3 days ago

Festival Pesisir ke-5 HCML Dimulai, Ratusan Warga Mandangin Nikmati Layanan Adminduk dan Khitan Gratis
4 days ago

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, MWC NU Banyuates Sampang Salurkan Air Bersih
4 days ago

Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
4 days ago

Laga Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Seorang Official Tim Diduga Pukul Wasit
4 days ago

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA, Target Rampung Akhir Agustus 2026
5 days ago

Siswi di Pamekasan Meninggal Akibat Steven Johnson Syndrome, Dinkes: Hanya Satu Kasus
5 days ago
