3 Hari Hilang, Seorang Nelayan Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sokobanah
Redaksi - Friday, 17 July 2026 | 07:36 AM


salsabilafm.com - Seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah terjatuh saat mencari ikan di perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan, akhirnya ditemukan meninggal dunia di perairan Pantai Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kapolres Sampang melalui Kasi Humas AKP Puji Eko Waluyo mengatakan, korban diketahui bernama Rumli (40), warga Dusun Bukbatang, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua nelayan, Sipul (40) dan Kadir (35), warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, saat keduanya dalam perjalanan pulang usai menjaring ikan.
"Dalam perjalanan pulang, kedua saksi melihat sesosok tubuh mengapung di laut. Setelah didekati, korban diketahui merupakan Rumli, nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terjatuh saat mencari ikan di perairan Pasean pada Selasa (14/7/2026)," katanya.
Melihat penemuan tersebut, lanjutnya, kedua saksi segera melaporkan kejadian itu kepada Polsek Sokobanah. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama personel Samapta dan SPKT Polres Sampang serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang untuk melakukan proses evakuasi.
Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang dan mengambang di laut. Korban masih mengenakan jaket berwarna hijau kombinasi oranye dan celana panjang hitam. Berdasarkan keterangan saksi, kondisi tubuh korban telah membengkak karena diduga sudah beberapa hari berada di perairan.
"Petugas gabungan bersama BPBD dan masyarakat kemudian mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan. Selanjutnya, korban dibawa ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan visum sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," jelasnya.
"Proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari evakuasi, pemeriksaan medis hingga penyerahan jenazah kepada keluarga," imbuhnya.
Puji menambahkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, Rumli diketahui telah dilaporkan hilang selama tiga hari. Nelayan asal Dusun Bukbatang, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, itu diduga terjatuh dari perahunya saat mencari ikan di perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Selasa (14/7/2026.).
"Sejak laporan diterima, upaya pencarian dilakukan oleh nelayan setempat bersama tim gabungan dengan menyisir lokasi korban terakhir terlihat," tambahnya.
Namun, hingga memasuki hari ketiga pencarian, korban belum juga ditemukan. Jasad Rumli baru ditemukan mengapung di perairan Pantai Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, sekitar pukul 08.00 WIB, Jumat (17/7/2026), atau tiga hari setelah dinyatakan hilang. (Mukrim)
Next News

Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Masyarakat Tingkatkan Gotong Royong
18 hours ago

890 Jumlah IKM di Sampang, 149 yang Tergabung dalam Sentra Industri
18 hours ago

Puncak Festival Pesisir ke-5, 400 Nelayan Gemakan Budaya Mandangin
2 days ago

Ikuti Renungan Suci HUT ke-81, Bupati Sampang: Kemerdekaan Lahir dari Pengorbanan
3 days ago

Festival Pesisir ke-5 HCML Dimulai, Ratusan Warga Mandangin Nikmati Layanan Adminduk dan Khitan Gratis
4 days ago

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, MWC NU Banyuates Sampang Salurkan Air Bersih
4 days ago

Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
4 days ago

Laga Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Seorang Official Tim Diduga Pukul Wasit
4 days ago

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA, Target Rampung Akhir Agustus 2026
5 days ago

Siswi di Pamekasan Meninggal Akibat Steven Johnson Syndrome, Dinkes: Hanya Satu Kasus
5 days ago
