Dianggarkan Rp1,6 Miliar, Jembatan di Karang Penang Sampang Belum Dibangun
Ach. Mukrim - Friday, 17 July 2026 | 06:53 AM


salsabilafm.com - Rencana pembangunan jembatan yang ambruk akibat bencana di Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, hingga pertengahan tahun ini belum memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang disiapkan melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) itu masih berada pada proses perencanaan.
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sampang, Aang Djunaidi, mengatakan, pembangunan jembatan tersebut telah masuk dalam program penanganan bencana tahun 2026. Infrastruktur itu sebelumnya dilaporkan ambruk pada Februari lalu sehingga pemerintah menetapkannya sebagai lokasi prioritas rehabilitasi melalui Surat Keputusan Penetapan Lokasi (SK Penlok).
"Pekerjaannya belum dimulai karena saat ini masih dalam tahapan perencanaan," katanya, Jumat (17/7/2026).
Dia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sampang mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk merealisasikan proyek tersebut. Dari jumlah itu, sekitar Rp1,5 miliar diperuntukkan bagi pekerjaan konstruksi, sedangkan sisanya dialokasikan untuk kebutuhan jasa konsultan perencanaan dan pengawasan.
Aang menjelaskan, pelaksanaan proyek nantinya akan dilakukan melalui mekanisme tender. Namun, proses pengadaan belum dapat dimulai lantaran dokumen perencanaan masih dalam tahap penyelesaian, termasuk kajian teknis terkait kebutuhan penanganan bencana.
Dia menargetkan proses lelang dapat dimulai pada bulan ini (Juli) agar pelaksanaan konstruksi yang diperkirakan berlangsung selama 120 hari kalender dapat diselesaikan sesuai jadwal tanpa menimbulkan keterlambatan.
"Kami berupaya agar seluruh tahapan berjalan tepat waktu sehingga pekerjaan tidak dikenai denda akibat keterlambatan," ujarnya.
Di sisi lain, lambannya progres pembangunan mendapat sorotan dari DPRD Sampang. Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, meminta pemerintah daerah mempercepat proses administrasi agar pembangunan fisik segera dimulai.
Menurutnya, tidak semestinya proyek yang telah direncanakan sejak awal tahun masih tertahan pada tahap perencanaan. Komisi IV akan memanggil pihak terkait untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan pembangunan dapat segera direalisasikan.
"Kami akan mendorong percepatan pelaksanaan karena hingga sekarang belum terlihat perkembangan yang signifikan," pungkas Mahfud. (Mukrim)
Next News

Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Masyarakat Tingkatkan Gotong Royong
18 hours ago

890 Jumlah IKM di Sampang, 149 yang Tergabung dalam Sentra Industri
18 hours ago

Puncak Festival Pesisir ke-5, 400 Nelayan Gemakan Budaya Mandangin
2 days ago

Ikuti Renungan Suci HUT ke-81, Bupati Sampang: Kemerdekaan Lahir dari Pengorbanan
3 days ago

Festival Pesisir ke-5 HCML Dimulai, Ratusan Warga Mandangin Nikmati Layanan Adminduk dan Khitan Gratis
4 days ago

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, MWC NU Banyuates Sampang Salurkan Air Bersih
4 days ago

Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
4 days ago

Laga Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Seorang Official Tim Diduga Pukul Wasit
4 days ago

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA, Target Rampung Akhir Agustus 2026
5 days ago

Siswi di Pamekasan Meninggal Akibat Steven Johnson Syndrome, Dinkes: Hanya Satu Kasus
5 days ago
