Oknum Sekdes di Sampang Dinikahkan Warga, Ketua RT: Supaya Tidak Menimbulkan Fitnah
Syabilur Rosyad - Friday, 06 February 2026 | 02:23 AM


salsabilafm.com - Seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, berinisial FR, diduga didatangi warga saat berada di rumah seorang perempuan berstatus janda. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Kerinci, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Pria yang diketahui telah beristri itu menjabat sebagai Sekretaris Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Sementara perempuan berinisial LM, warga Jalan Kerinci RT 02 RW 03, Kelurahan Rongtengah, berusia 35 tahun dan berstatus janda.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula dari kecurigaan warga yang kerap melihat FR keluar-masuk rumah LM. Merasa resah, warga bersama Ketua RT kemudian mendatangi rumah yang bersangkutan.
Ketua RT 02 RW 03 Kelurahan Rongtengah, Moh Prama Iriyanto Efendi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun dia menegaskan bahwa warga tidak melakukan penggerebekan.
"Bukan penggerebekan, tapi kami bersama warga hanya mendatangi untuk klarifikasi," kata Prama saat, Kamis (5/2/2026).
Dari hasil klarifikasi, keduanya mengaku telah melakukan nikah siri sekitar 15 hari sebelumnya di Surabaya. Meski demikian, pihak RT bersama warga meminta agar keduanya dinikahkan kembali di lingkungan setempat dengan menghadirkan wali dan disaksikan warga.
"Supaya tidak menimbulkan fitnah di masyarakat, akhirnya dinikahkan lagi di sini. Bahkan disaksikan juga oleh Babinsa," jelasnya.
Prama menyebut, oknum perangkat desa tersebut bernama Fathur Rosi, warga Desa Komis, Kecamatan Kedungdung. Sedangkan perempuan yang bersamanya bernama Lailatul Maghfiroh.
"Kalau perempuannya memang sudah pisah dengan suami sebelumnya, yang sekarang masih menjalani hukuman penjara. Statusnya janda," terang Prama.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, FR membenarkan dirinya menjabat sebagai Sekretaris Desa Komis. Namun terkait peristiwa tersebut, dia menyebut informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar.
"Iya mas, kejadian itu betul, tapi beritanya tidak benar. Nanti kita klarifikasi ketemu saja, sekarang masih ada tamu," ujar FR singkat. (Syad)
Next News

Atap GOR Indoor Sampang Jebol Diterjang Angin, Pemkab Kucurkan Dana Darurat
21 hours ago

Sambut Hadiatullah Doktor Terbaik Universitas Tianjin Tiongkok, Bupati Pamekasan: Kami Sangat Bangga
2 days ago

9 Jabatan Strategis di Sampang Masih Diisi Pelaksana Tugas, Ini Sebabnya
2 days ago

DPRD Sampang Sebut Volume Sampah yang Terus Bertumbuh Akan Jadi Bom Waktu
2 days ago

DPRD Desak Pemkab Sampang Terbitkan Payung Hukum Industri Genteng Karang Penang
2 days ago

Cancel Culture dan Kekuasaan Netizen
2 days ago

Musrenbang RKPD 2027 di Sokobanah, Infrastruktur dan Banjir Rob Jadi Atensi Serius
3 days ago

Wabup Sampang: Karang Penang Punya Potensi Besar di Sektor Industri dan Pertanian
3 days ago

Gunakan Kapal Perintis, Kemenhub Fasilitasi Kepulangan Santri ke Madura
3 days ago

Puluhan Pasutri di Pamekasan Ikuti Isbat Nikah, Ada yang Miliki 3 Anak
3 days ago





