Melawan Stereotip Gender, Menembus Batas Pendidikan: Perjalanan Siti Harizah Meraih Gelar Doktor
Ach. Mukrim - Saturday, 24 May 2025 | 06:42 PM


salsabilafm.com – 'Pendidikan tidak penting untuk perempuan, toh akhirnya perempuan hanya akan menjadi ibu rumah tangga yang sibuk mengurus suami dan anak, kerjanya di dapur, sumur, dan kasur'. Pernyataan yang mencerminkan ketimpangan gender masih mengakar kuat di kehidupan, utamanya di akar rumput pedesaan.
Stereotip tersebut menjadi barrier yang tebal, tinggi, kokoh dan penghalang yang membatasi ruang akademis perempuan untuk sukses dan berkarya. Sehingga, tidak sedikit perempuan yang memilih menunda dan mengesampingkan pendidikan serta mengubur dalam keinginannya untuk menjadi kawah candradimuka.
Hal tersebut di atas tidak berlaku bagi Siti Harizah, perempuan yang lahir di pelosok desa, tepatnya Dusun Seban, Desa Karang Penang Oloh, Karang Penang, Sampang. Stereotip negatif tentang perempuan bukan penghalang baginya, tetapi tantangan yang harus dihadapi dan menjadi motivasi tersendiri untuk terus mengenyam pendidikan setinggi mungkin.
Tepat hari ini, Sabtu (24/5/2025), perempuan yang akrab disapa Harizah itu resmi bergelar Dr. Siti Harizah, S. Pd. I,. M.E,. Program Doktor Ekonomi Syariah (S3), Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Tak tanggung-tanggung ia diwisuda dengan predikat cumlaude.
Kepada salsabilafm.com, Hariza mengaku sangat bangga dengan pencapaian ini. Sebuah pencapaian yang tidak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata ataupun lukisan, kecuali rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kekuatan jiwa dan raga dalam perjuangan luar biasanya selama ini.
"Yang sangat membuat saya terharu, S2 2022 lalu saya lulus dengan nilai cumlaude dan menjadi wisudawan terbaik, dan alhamdulillah S3 Allah mengizinkan kembali dengan nilai cumlaude. Semoga dengan gelar ini ilmu yang Allah berikan bisa selalu bermanfaat untuk sesama. Amin," ungkapnya, Sabtu (24/5/2025) siang.
Hariza menceritakan, pencapaian pada titik akhir ini banyak lika-liku jalan yang harus dilalui dengan penuh rasa sabar, kuat, dan tangguh. Hariza mengaku pernah beberapa kali hampir putus di tengah perjuangan. Namun, ia berusaha bangkit karena yakin jika perjuangan itu mudah maka hasilnya tidak akan indah.
Satu hal yang membuatnya bertahan adalah karena pendidikan itu penting baginya. Pendidikan tidak bisa diukur dengan luasnya lautan, karena hidup tanpa pendidikan ibarat berjalan tanpa tujuan, dengan pendidikan lebih mudah mengarahkan pola hidup ke arah yang lebih baik untuk menemukan tujuan hidup yang sesungguhnya.
"Pendidikan memang bukan segala-galanya, tetapi segala galanya dimulai dari pendidikan. Pendidikan merupakan senjata paling ampuh yang bisa kita gunakan untuk mengubah dunia," tuturnya.
Perempuan yang kini telah bergelar doktor itu berharap, Allah memberikan kesehatan dan kemampuan untuk selalu bisa memberikan kontribusi lebih baik bagi agama, nusa dan bangsa. Juga, bagi orang-orang yang membutuhkannya agar masuk dalam konsep khoirunas anfa'uhumlinnas.
"Dengan semua yang kita raih dalam hidup, kita harus sadar bahwasanya di dunia ini semua hanya titipan dan perjalanan. Maka pergunakanlah semua titipan sebaik mungkin dan sebagaimana mestinya sampai perjalanan ini berakhir," pungkasnya. (Romi)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
20 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
20 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
20 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
20 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
20 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
20 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
20 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
20 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
20 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





