Marak Aksi Demo Anarkis, Ketua PCNU Sampang Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi
Syabilur Rosyad - Tuesday, 02 September 2025 | 06:53 PM


salsabilafm.com – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang, KH. Moh. Itqon Bushiri mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul maraknya aksi demonstrasi anarkis yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif yang berkembang selama ini," katanya, Selasa (2/9/2025).
Salah satu pimpinan Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk, Sampang, ini juga mengajak masyarakat untuk sepenuhnya mempercayakan kasus kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojol, kepada aparat penegak hukum agar ditangani secara profesional dan prosedural.
"Terkait masalah di Jakarta, ayo bersama-sama memercayakan hal ini kepada aparat penegak hukum yang telah memproses hukum secara profesional dan prosedural," lanjutnya.
Dia menambahkan, masyarakat Kabupaten Sampang diharapkan bersama-sama menjaga suasana agar tetap aman, damai, dan kondusif.
"Ini merupakan harapan kami sebagai ulama dan tokoh masyarakat," tutupnya. (Syad)
Next News

LPG 3 Kg di Pamekasan Langka, Pemkab Duga Akibat Ulah Oknum Pengecer
a day ago

Nelayan Bangkalan Ditemukan Tewas, Tinggalkan Perahu Penuh Ikan
a day ago

Polda Jatim Jemput BB Kokain Seberat 27,83 Kilogram Temuan Warga Kepulauan Sumenep
a day ago

Kesiapan Capai 90 Persen, 618 Jemaah Calon Haji Sampang Dipastikan Berangkat 8 Mei 2026
a day ago

Perluas Akses Layanan Kesehatan, Bupati Sampang Resmikan Puskesmas Karang Penang
a day ago

Pengujian Beban, Jembatan Suramadu Ditutup Sementara
a day ago

Kecelakaan Maut di Jalan Jaksa Agung Suprapto Sampang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
a day ago

Truk Box Muatan Rokok Ilegal Terguling di Sampang
a day ago

Antisipasi Kemarau Panjang, BPBD Pamekasan Imbau Warga Hemat Air dan Waspada Kebakaran
20 hours ago

LPG 3 Kg Langka di Sumenep, Harga Tembus Rp30 Ribu di Kepulauan
20 hours ago




