LSH PWNU ISNU Jatim Minta Dukungan Ketua PCNU Sampang Gencarkan Sertifikasi Halal
Ach. Mukrim - Saturday, 02 August 2025 | 06:43 PM


salsabilafm.com – Lembaga Solusi Halal (LSH) Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur menggandeng Pendamping Proses Produk Halal (PPH) dan Pimpinan Cabang (PC) ISNU Kabupaten Sampang untuk menyukseskan program sertifikasi halal di daerah tersebut.
Direktur LSH PW ISNU Jawa Timur, Siti Nur Husnul Yusmiati, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme dan dukungan penuh dari berbagai pihak di Sampang, khususnya PC ISNU dan PCNU setempat, termasuk para pendamping maupun calon pendamping halal.
"Alhamdulillah, saya sangat senang atas antusias dan respon positif dari PCNU Sampang, PC ISNU Sampang, serta teman-teman pendamping dan calon pendamping. Semuanya terlihat antusias untuk menyukseskan sertifikasi halal di Kabupaten Sampang," ujarnya, Sabtu (2/8/2025).
Ia berharap ke depan kinerja pendamping halal semakin meningkat, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh sertifikat halal. Hal ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya umat muslim yang menjadi konsumen utama produk halal.
Dia mengungkapkan, tiga alasan penting sertifikasi halal. Yaitu, pertama ketaatan terhadap perintah Allah SWT. Sertifikasi halal merupakan jaminan bahwa produk yang dikonsumsi atau digunakan benar-benar halal, sesuai dengan perintah Allah SWT untuk menggunakan sesuatu yang halal dan thayyib.
Kedua, ketaatan terhadap regulasi pemerintah. Undang-undang mewajibkan seluruh produk makanan dan minuman yang diedarkan di Indonesia untuk memiliki sertifikat halal. Produk bersertifikat halal juga harus mencantumkan logo halal sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi.
Ketiga, produk bersertifikat halal terbukti mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar. "Banyak pelaku usaha mengalami peningkatan produksi dan penjualan setelah memperoleh sertifikat halal," bebernya.
Menurutnya, proses sertifikasi halal tidak sulit selama dilakukan sesuai ketentuan. Para pelaku usaha hanya perlu menyampaikan secara jujur bahan yang digunakan dan proses produksinya. Proses ini akan didampingi secara intensif oleh para pendamping dari LSH ISNU, mulai dari awal hingga akhir.
"InsyaAllah tidak ada kesulitan jika dijalani sesuai aturan. Semua akan didampingi oleh pendamping halal dari awal sampai akhir," tegasnya.
Sebagai penutup, Dr. Siti mengimbau seluruh masyarakat Sampang untuk turut mendukung program sertifikasi halal ini. "Mayoritas masyarakat Sampang adalah muslim, dan sudah seharusnya kita mengonsumsi produk yang halal dan thayyib. Kami berharap dukungan dari pimpinan daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk menyukseskan program ini demi kebaikan bersama baik dunia maupun akhirat," tutupnya. (Mukrim)
Next News

Warga di Sampang Keluhkan Jalan Poros Desa Rusak Parah, Kades: DD Alami Pemangkasan
19 hours ago

Pasca Ambruk, SDN Pangilen Terpaksa Lakukan KBM di Luar Kelas
19 hours ago

Belasan CJH Sumenep Batal Berangkat Haji, Kondisi Kesehatan Jadi Faktor Utama
19 hours ago

Harga Minyak Goreng Curah di Sumenep Melonjak, Ini Penyebabnya
19 hours ago

Diserempet Dump Truk, Lansia 67 Tahun di Pamekasan Meninggal Dunia
19 hours ago

Harga Plastik Melonjak, Pengusaha Jasa Laundry di Bangkalan Lakukan Penyesuaian Harga
19 hours ago

2 Cicit Syaikhona Cholil Bangkalan Akan Deklarasikan IHSAN di Hari Santri 2026
19 hours ago

Dorong Percepatan Digitalisasi dan Efisiensi Energi, Pemkab Sampang Terapkan WFH Tiap Jum'at
a day ago

Pelajar SMK di Sampang Tersengat Listrik saat Parkir Motor
a day ago

Tiba di Pamekasan, Haji Her Disambut Ribuan Warga
15 hours ago





