LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DPRD Sampang Panggil Pertamina
Syabilur Rosyad - Tuesday, 21 April 2026 | 08:31 AM


salsabilafm.com - DPRD Kabupaten Sampang mengambil langkah tegas dengan memanggil pihak Pertamina menyusul kelangkaan LPG 3Kg yang memicu lonjakan harga di pasaran, Selasa (21/4/2026).
Di tingkat pengecer, gas melon itu dilaporkan dijual hingga Rp23 ribu sampai Rp25 ribu per sak, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu.
Sekretaris Komisi II DPRD Sampang, Nur Mustaqim, mengungkapkan, pihaknya mencium adanya praktik tidak wajar dalam distribusi. Sedikitnya tujuh pangkalan diduga melakukan penimbunan untuk memainkan harga di tingkat bawah.
"Ini tidak bisa dibiarkan. Kami menduga ada permainan dalam distribusi. Dalam waktu dekat, kami akan turun langsung melakukan sidak ke sejumlah titik," tegasnya.
Menurutnya, alur distribusi LPG 3Kg sejatinya sudah jelas. Yaitu mulai dari penyuplai, pangkalan, agen, pengecer hingga konsumen. Namun, fakta di lapangan menunjukkan adanya anomali: stok secara umum dinilai masih aman, tetapi barang sulit didapat dan harga justru melambung.
"Kalau stok cukup tapi barang langka dan harga naik, berarti ada kebocoran dalam rantai distribusi. Ini yang sedang kami telusuri," ujarnya.
Dia juga menyoroti kemungkinan adanya pihak yang sengaja menahan barang untuk menciptakan kelangkaan semu demi meraup keuntungan lebih besar.
Meski demikian, DPRD tetap mempertimbangkan faktor lain seperti peningkatan permintaan dari masyarakat kalangan bawah.
DPRD Sampang memastikan tidak akan tinggal diam.
"Selain pemanggilan Pertamina, pengawasan di lapangan akan diperketat untuk membongkar dugaan permainan distribusi yang merugikan masyarakat," tutupnya. (Syad)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
19 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
19 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
21 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
21 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
21 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
21 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
21 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




