Khotibul Umam, Personil Hadrah ‘Bani Aitam' yang Lulusan S2 Hukum Tata Negara
Ach. Mukrim - Wednesday, 31 July 2024 | 10:26 PM


salsabilafm.com– Khotibul Umam, Pemuda kelahiran Sampang pada 16 April 1997, bergelar sarjana Strata 2 (S2) Hukum Tata Negara UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Aktif dan kaya akan pengalaman Organisasi intra dan ekstra kampus. Dikenal religius pecinta dan pejuang sholawat.
Berbicara pemuda yang menamatkan program pasca sarjananya itu pada tahun 2022-2024, maka tepat rasanya membahas perjalanan pendidikannya yang tentu syarat akan perjuangan dan banyak pelajaran yang dapat diambil. Hobinya dalam seni Hadrah juga patut diterjemahkan dalam bingkai profile.
Kehidupan pemuda seharusnya dengan ilmu dan taqwa, selaras dengan kisah pemuda yang akrab disapa Umam ini. Ia menceritakan, perjuangannya dalam pendidikan cukup kompleks. Sebelum masuk kuliah S1 di UINSA, ia sempat mempertimbangkan beberapa pilihan kampus lain.
"Di antaranya Unair (sosiologi), UINSA (hukum tata negara), dan UNISMA Malang (teknik sipil). Setelah melalui musyawarah keluarga, akhirnya diputuskan untuk memilih kampus yang dekat, yaitu UINSA. Alhamdulillah, saya diterima di sana dan berhasil lulus sampai 52," tuturnya, Rabu (31/7/2024).
Pemuda yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Cyber PAC GP Ansor Kec. Sreseh itu mengatakan, hidup di Surabaya selama S1 cukup mengharukan karena keterbatasan ekonomi. Namun, berkat keterlibatan dalam organisasi, ia mendapatkan banyak teman yang membantu, menyambung hidup.
"Alhamdulillah, setelah lulus S1, satu tahun kemudian saya mendapatkan pekerjaan di Dinas Sosial Sampang sebagai Koordinator BPNT Kabupaten Sampang yang bergerak di bidang pendataan bantuan sosial," tuturnya.
Pekerjaan tersebut hanya ia tekuni selama tiga bulan, dari Oktober hingga Desember 2021, karena adanya pemangkasan anggaran oleh presiden yang menghapus salah satu Dirjen di Kementerian Sosial. "Sehingga, saya otomatis pindah menjadi pendamping PKH sampai saat ini. Berkat hasil kerja tersebut, saya bisa melanjutkan pendidikan magister di UINSA," paparnya.
Membentuk Kelompok Hadrah Bani Aitam
Seni hadrah mulai Khotibul Umam tekuni sejak mondok di Pesantren Raudlatul Ulum Arrahmaniyah, Pramian Taman, Sreseh, Sampang, hingga bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa di perguruan tinggi, meskipun hanya sekedar berpartisipasi saja, belum benar-benar serius.
Barulah sejak era Covid-19, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sulit melakukan aktivitas di luar rumah, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Sreseh 2021-2024 itu mulai serius menekuni kembali seni musik hadrah.
"Karena saat itu tidak bisa beraktivitas jauh dari rumah akibat penyebaran wabah penyakit, saya bersama teman-teman kampung berinisiatif membentuk kelompok hadrah Bani Aitam di kampung kami. Ini dilakukan agar kami tetap dapat beraktivitas dan menyalurkan kreativitas dalam seni musik hadrah," jelasnya.
"Alhamdulillah sejak itu masyarakat khususnya pemuda di kampung sampai ringkat desa mulai ikut menyemarakkan shalawat, yang sebelumnya acara besar di desa sering diisi dengan Orkes dan sekarang sudah banyak beralih pada tampilan religi," pungkasnya. (Romi)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
16 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
20 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
19 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
19 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
20 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
21 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
a day ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
a day ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
17 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





