Kenalkan Budaya Sampang, Dinkes-KB Gelar Wisata Edukatif untuk Sekolah Lansia Tangguh
Redaksi - Wednesday, 08 April 2026 | 07:00 AM


salsabilafm.com – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang menggelar kegiatan Wisata bagi Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Kelurahan Dalpenang, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini menjadi materi penutup dari rangkaian pembelajaran yang telah berlangsung selama 14 kali pertemuan. Berbagai materi mencakup aspek kesehatan, sosial, keagamaan, hingga rekreasi.
Kepala Bidang Dalduk dan KB Dinkes Sampang, Zahruddin, menjelaskan, wisata ini bukan sekadar jalan-jalan, melainkan bagian dari proses pembelajaran.
"Wisata selantang ini merupakan materi terakhir. Tujuannya untuk menyelesaikan kurikulum, sekaligus mengajak para peserta merasa senang dan mengenal sejarah bersama," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengunjungi sejumlah ikon daerah, seperti Makam Rato Ebuh Polagan hingga Alun-Alun Trunojoyo Sampang.
Menurut Zahruddin, pemilihan lokasi tersebut tidak lepas dari tujuan edukasi dan pertimbangan kondisi peserta yang mayoritas lanjut usia.
"Kami ingin mengenalkan budaya Kabupaten Sampang sekaligus memberikan refreshing. Lokasinya juga dipilih yang dekat agar tidak memberatkan lansia," tambahnya.
Dia mengungkapkan, kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Banyak lansia terlihat antusias dan bahagia mengikuti rangkaian wisata.
"Melihat mereka senang itu tidak bisa diukur. Karena memang jarang lansia diajak jalan-jalan, apalagi bersama-sama seperti ini," katanya.
Melalui program Sekolah Lansia Tangguh, dia berharap para lansia tetap aktif, mandiri, dan tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain.
Zahruddin berharap program ini dapat diperluas ke seluruh wilayah di Kabupaten Sampang. Sebab, kata dia, selama ini yang ada Selantang hanya di kecamatan Sampang.
"Dulu di Gunung Maddah, sekarang ada di Dalpenang. Harapan kami, setiap kecamatan bahkan desa memiliki program Selantang. Nanti kegiatan ini akan kami viralkan agar bisa menjadi contoh bagi wilayah lain," pungkasnya. (Syie)
Next News

Mulai Langka, Harga LPG 3 Kg di Bangkalan Tembus Rp 25 Ribu
9 hours ago

Remaja Putri di Sampang Dicari Polisi, Tinggalkan Rumah Sejak 5 April 2026
9 hours ago

Oknum Kepsek Hampir Setahun Bolos, Kadisdik Sampang: Sekarang Sudah Ditangani BKPSDM
9 hours ago

Disdik Bangkalan Terbitkan Aturan Pembatasan Gawai untuk Siswa
9 hours ago

Tunggu Istri Belanja, Pria di Bangkalan Meninggal di Parkiran Motor
9 hours ago

Hadang Ekskavator, Warga Sumenep Tolak Reklamasi Tambak Garam
9 hours ago

Gas Melon Langka, Pemkab Sampang Akan Sanksi Tegas Pangkalan yang Jual di Atas HET
9 hours ago

LPG 3 Kg Langka, DPRD Sampang Duga Ada Oknum Distributor Timbun Stok
9 hours ago

LPG 3 Kg Tembus Rp25.000 dan Langka di Sampang, Warga Minta Pemerintah Tidak Tutup Mata
9 hours ago

Datangi Satgas MBG Pamekasan, FORMAASI Soroti Dugaan SPPG Tanpa IPAL
8 hours ago





