Kemenhaj Sampang Pastikan Keberangkatan Jemaah Haji 2026 Tak Terimbas Konflik Timur Tengah
Ach. Mukrim - Thursday, 16 April 2026 | 06:55 AM


salsabilafm.com - Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Sampang memastikan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2026 , berjalan sesuai jadwal meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas.
Hingga kini, otoritas terkait menegaskan, tidak ada perubahan kebijakan maupun pembatalan bagi ratusan calon jemaah asal wilayah tersebut.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Sampang, Syaifuddin, menyatakan, pihaknya terus memantau perkembangan situasi di Arab Saudi melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Agama pusat. Dia meminta jemaah untuk tetap tenang dan fokus pada persiapan fisik maupun ibadah.
"Terkait dinamika di Timur Tengah, insya Allah sampai hari ini tidak ada perubahan. Persiapan kita tetap berjalan normal sehingga tidak ada kendala untuk pemberangkatan jemaah haji Kabupaten Sampang," katanya, Kamis (16/4/3026).
Syaifuddin menjelaskan, seandainya situasi di Timur Tengah memanas saat posisi jemaah sudah berada di Tanah Suci, pemerintah telah menyiapkan protokol mitigasi. Seluruh instruksi teknis akan dikendalikan langsung oleh pemerintah pusat untuk menjamin keamanan jemaah.
"Jika memang terjadi eskalasi saat jemaah di sana, kita akan menunggu arahan pusat. Namun sampai detik ini, kondisi terpantau aman dan terkendali. Kami akan segera memberikan informasi jika ada kebijakan terbaru," imbuhnya.
Untuk tahun ini, lanjutnya, Sampang akan memberangkatkan 618 jemaah yang terbagi dalam kloter 67 dan 68. Perinciannya, kloter 67 berjumlah 287 orang, sedangkan kloter 68 sebanyak 331 orang.
"Sesuai jadwal, mereka ini akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 8 Mei 2026," lanjutnya.
Dia mengatakan, sebelum berangka para calon haji ini akan mengikuti pelepasan secara simbolis oleh Pemkab Sampang. Pemberangkatan akan dipusatkan di lapangan Pendopo Pemkab Sampang.
"Panitia telah mempersiapkan sebanyak 15 armada bus untuk mengantar jamaah ke embarkasi Surabaya dengan perincian tujuh bus untuk kloter 67 dan delapan bus untuk kloter 68," katanya.
Dijelaskan, persiapan pemberangkatan juga dilakukan melalui koordinasi dengan kepolisian setempat.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian Polres Sampang untuk pengamanan pemberangkatan jamaah dan pengawalan dari Sampang menuju Surabaya," pungkas Sayfuddin. (Mukrim)
Next News

PMI Asal Sampang Diduga Disiksa di Libya, Disnaker Teruskan Kasus ke Kemenlu dan BP2MI
17 hours ago

Kecelakaan Maut Pikap Vs Truk di Bangkalan, 1 Orang Tewas Terjepit
17 hours ago

Pemkab Bangkalan Siapkan 3.500 Hektare Lahan untuk Pembangunan Kawasan Industri
17 hours ago

Truk Tabrak Pohon di Bangkalan, Kaki Kernet Patah
17 hours ago

Pemkab Sumenep Mutasi dan Promosi 129 PNS dan PPPK
17 hours ago

Meluas, Kekeringan Kritis di Sampang Bertambah Jadi 81 Desa
17 hours ago

Kebakaran di Bangka Selatan, 305 Rumah dan 1.800 Jiwa Terdampak
11 hours ago

Viral Perundungan di Asrama, Telkom University DO Dua Mahasiswa
11 hours ago

Penyidik KPK AKBP Rossa Purbo Bekti Diangkat Jadi Kapolres Bangkalan
2 days ago

Begini Penjelasan Polisi Soal Perusakan Indomaret di Pamekasan
2 days ago




