Minggu, 9 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kejar Pembunuh ASN Bangkalan hingga Kalimantan dan Sulawesi, Polisi: Kemungkinan Pindah-pindah

Redaksi - Sunday, 09 August 2026 | 01:21 AM

Background
Kejar Pembunuh ASN Bangkalan hingga Kalimantan dan Sulawesi, Polisi: Kemungkinan Pindah-pindah
Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaidi Jumhur ( Istimewa/)



salsabilafm.com  - Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jawa Timur mengejar terduga pembunuh RYS (50), ASN Pemkab Bangkalan, hingga ke Kalimantan dan Sulawesi. 


RYS adalah Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.  Korban ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Innova dengan nomor polisi M 1090 GP pelat merah yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (24/6/2026) siang.




RYS diduga dibunuh oleh seorang pria berinisial E. Lebih dari satu bulan, polisi belum juga menangkap pelaku dan melakukan pengejaran hingga ke luar provinsi.


"Pelaku E TKP Bandara Juanda sampai saat ini ada lima tim masih bergerak di Jawa Tengah, Kalimantan, di wilayah tempat tersangka diduga di Sulawesi," kata Kasubdit Jatanras Polda Jatim, Arbaidi Jumhur, Jumat (7/8/2026), dilansir dari Kompas.




Jumhur mengatakan, pelaku diduga berpindah-pindah posisi untuk menghindari polisi. "Kemungkinan pindah-pindah. Kita pun gabungan dari Polda Jatim sama Sidoarjo dibantu sama Polda Jateng, Kaltim, Sulawesi. Karena ini kasus yang jadi perhatian masyarakat," jelasnya.


Untuk menangkap pelaku, polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi, khususnya dari keluarga sebagai bahan petunjuk.


Terduga pembunuh ASN Bangkalan itu mengarah pada satu pria berkaca mata berinisial E. Ini berdasarkan berbagai petunjuk yang didapat oleh polisi, seperti hasil rekaman CCTV dan sepasang sandal hotel di dalam mobil tersebut.




Dalam video berdurasi 33 detik yang beredar di media sosial, RYS bersama E sempat menghabiskan waktu bersama di Alun Alun Kota Batu. Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, menduga kuat bila sandal yang ditemukan di TKP mirip seperti dalam video. 


CCTV bandara menangkap rekaman diduga E. Polisi mencocokkan visual pria berinisial E di Alun-alun Kota Batu dengan rekaman kamera pengawas CCTV di loket parkir Bandara Juanda pada Sabtu (20/6/2026) sore. 




Dalam rekaman CCTV bandara, terlihat mobil dinas korban memasuki area parkir. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pria bermasker dan berkacamata dengan baju yang identik dengan pria dalam video di Kota Batu. 


Saat itu, posisi jok depan sisi kiri direbahkan untuk menyembunyikan jenazah korban yang kakinya dalam kondisi menekuk. Risang meyakini bahwa pengemudi misterius yang terekam dalam CCTV tersebut adalah E. (*)