Kejar Jambret, 1 Orang Pemotor di Pamekasan Tewas Tabrak Tiang Toko
Redaksi - Wednesday, 07 January 2026 | 08:28 AM


salsabilafm.com - Aksi penjambretan gelang emas berujung maut terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura. Seorang pengendara motor tewas setelah kendaraan yang ditumpanginya terlibat kecelakaan saat berusaha mengejar pelaku jambret, Rabu (7/1/2026), sekitar pukul 11.15 WIB.
Peristiwa tersebut bermula saat empat orang pengendara sepeda motor melintas di Jalan Dusun Beltok, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan. Saat itu, salah satu korban menjadi sasaran penjambretan gelang emas oleh orang tak dikenal.
Tidak terima dengan kejadian tersebut, para korban yang berboncengan empat nekat mengejar pelaku dengan kecepatan tinggi. Namun nahas, ketika melintas di jalan menikung di Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, pengendara kehilangan kendali.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, sepeda motor korban menabrak tiang toko hingga para penumpangnya terpental.
Akibat kejadian tersebut, satu orang korban meninggal dunia. Korban diketahui asal Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka serius dan patah tulang. Saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pamekasan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, IPDA Slamet Riyadi menjelaskan, kecelakaan melibatkan sepeda motor bernomor polisi M 3863 CC yang dikemudikan Halimatus Sakdiyah (26), warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan.
"Sepeda motor tersebut berboncengan dengan tiga orang, yakni Sumriyeh (60), Af (7), dan K (18 bulan)," ujar Slamet Riyadi, Rabu (07/01/2026) sore.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus penjambretan tersebut.
"Masih dicek sama anggota," ujar Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, Selasa (7/1/2026).
Polisi juga belum dapat memastikan jumlah emas yang berhasil dijambret oleh pelaku. Identitas dan keberadaan pelaku jambret masih dalam proses penelusuran. (*)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
6 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
6 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
6 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
9 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
9 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
9 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
9 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





