Kapal Penyeberangan Jangkar Situbondo ke Sumenep Kembali Berlayar
Redaksi - Sunday, 18 January 2026 | 09:15 AM


salsabilafm.com - Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur membuka kembali aktivitas pelayaran lintas Situbondo–Madura setelah sempat ditunda selama sepekan akibat cuaca buruk.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo BPTD Kelas II Jatim Abdul Hamid mengatakan, cuaca di perairan Kabupaten Sumenep, Madura, mulai membaik sehingga kapal kembali diizinkan berlayar.
"Mulai hari ini aktivitas pelayaran di penyeberangan Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, karena cuaca sudah mulai membaik," kata Hamid, Sabtu (17/1/2026).
Dia menjelaskan, KMP Dharma Kartika yang tertahan di Pelabuhan Jangkar sejak 10 Januari 2026 akhirnya diizinkan berlayar. Hal ini seiring kondisi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Sumenep yang mulai landai.
Sekitar pukul 08.50 WIB, KMP Dharma Kartika bertolak menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, dengan membawa 222 penumpang, termasuk 10 balita. Pada hari yang sama, KMP Munggiyango Hulalo dengan rute Jangkar–Kalianget juga mendapatkan izin berlayar pada pukul 10.18 WIB dengan mengangkut 69 penumpang, termasuk tiga balita.
"Pada pukul 15.28 WIB, KMP Trimas Laila juga bertolak dari Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), membawa 36 orang penumpang dan sejumlah truk logistik," jelas Hamid.
Sementara itu, KMP Wicitra Dharma I yang sempat tertahan di Pulau Sapudi selama sepekan juga telah diizinkan berlayar dan tiba di Pelabuhan Jangkar sekitar pukul 17.05 WIB.
"Untuk KMP Wicitra Dharma I tiba di Pelabuhan Jangkar sekitar pukul 17.05 WIB dan membawa 133 orang penumpang termasuk lima penumpang balita," pungkas Hamid. (*)
Next News

Apresiasi Buku Miftahur Rozaq, Bawaslu Jatim: Buku Ini Kawinkan 18 Tahun Pengalaman Mahal Penyelenggara Pemilu
11 hours ago

Meski WFH, ASN Daratan dan Kepulauan di Sumenep Lakukan Kerja Bakti Serentak
11 hours ago

Tolak Wacana Pemilihan Lewat DPRD, Rektor UTM: Esensi Demokrasi Adalah Kedaulatan Rakyat
14 hours ago

Terinspirasi dari Literasi Pesantren, Miftahur Rozaq Launching Buku 'Di Balik Layar Demokrasi'
14 hours ago

Kecelakaan Maut di Camplong Sampang, Seorang Perawat Meninggal Dunia
15 hours ago

ASN WFH di Pamekasan Wajib On Call, 5 Menit Maksimal Respons Telepon
15 hours ago

Mobil Avanza di Bangkalan Tercebur ke Sungai
15 hours ago

Pertamina Patra Niaga Jaga Kesinambungan Suplai LPG Nusantara, STS Kalbut Sebagai Urat Nadi Energi Indonesia
15 hours ago

Harga Melonjak, Pemkab Sumenep Kaji Kemungkinan Bahan Pengganti Plastik
a day ago

Harga Plastik Naik, Pengusaha Tempe di Pamekasan Beralih ke Daun Pisang
a day ago





