Instruksi Wabup Sampang di Lokasi Banjir: Percepat Distribusi Logistik, Keselamatan Rakyat yang Utama!
Ach. Mukrim - Monday, 05 January 2026 | 10:13 AM


salsabilafm.com - Menanggapi eskalasi banjir yang mulai melumpuhkan sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat menginstruksikan percepatan distribusi logistik dan bantuan sosial secara masif guna memastikan masyarakat terdampak tidak mengalami krisis pangan di tengah terhentinya aktivitas ekonomi.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sampang, Ahmad Mahfudz saat turun langsung menembus genangan air pada Minggu (4/1/2026) malam.
Mahfudz mengatakan, dalam kondisi darurat seperti ini, birokrasi tidak boleh menghambat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dia mengoordinasikan langsung jajaran BPBD, Dinas PUPR, hingga unsur kecamatan untuk memastikan bantuan sembako sampai ke "titik buta" yang sulit diakses.
"Saya instruksikan seluruh jajaran untuk mempercepat penyaluran bantuan. Tidak ada waktu untuk menunda, kebutuhan pangan dan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi saat ini. Kita harus pastikan logistik aman dan sampai ke tangan yang tepat," katanya.
"Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami ingin warga merasakan bahwa pemerintah hadir dan peduli. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi sulit ini," imbuhnya.
Di tengah proses penyerahan bantuan, Ahmad Mahfud menyempatkan diri berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi dan memberikan dukungan moril. Dia mengingatkan, anomali cuaca masih berpotensi meningkatkan risiko bencana dalam beberapa hari ke depan.
"Keselamatan adalah yang utama. Jika debit air terus meningkat dan kondisi memburuk, segera lapor dan ikuti instruksi evakuasi dari petugas di lapangan. Pemerintah bersama TNI dan Polri akan terus siaga 24 jam," tambahnya.
Menurutnya, kunjungan lapangan ini juga menjadi ajang evaluasi taktis bagi pemerintah daerah. Dengan didampingi Plt Kepala Dinas PUPR dan Kabid Sungai, Wabup memantau langsung kondisi drainase dan debit air sungai yang menjadi pemicu banjir awal tahun ini.
"Kami mengaktifkan protokol siaga satu dengan melibatkan pengamanan ketat dari Polres Sampang. Kasat Samapta dan Pamapta dikerahkan untuk membantu mobilitas warga sekaligus mengamankan jalur distribusi logistik agar tetap lancar meski akses transportasi terganggu," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Permintaan Naik, Pemkab Bangkalan Genjot Budidaya Lele untuk Program MBG
a day ago

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ratusan Pohon Ditanam di SGMRP Pamekasan
a day ago

84 Siswa SMA di Bangkalan Keracunan MBG, 12 Masih Dirawat di Puskesmas
a day ago

Polisi Tegaskan Kasus Tindak Pidana Seksual Tidak Bisa Dimediasi dan Dihentikan
a day ago

Lantik Direktur Baru, Bupati Sampang: RSMZ Harus Jadi Rumah Sakit Kebanggaan
a day ago

Operasi Patuh Semeru 2026 di Sumenep, 7 Pelanggaran Jadi Prioritas
a day ago

Kemenhaj Sumenep Imbau Konvoi Penjemputan Jemaah Haji Tidak Dilakukan Berlebihan
a day ago

SPMB 2026 di Sumenep, KPK Sebut Jalur Prestasi dan Domisili Rawan Dimanipulasi
a day ago

Dinilai Belum Layak, Lapangan Karapan Sapi Sampang Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden
a day ago

FIFA Larang Penonton Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026
a day ago





