Harga Minyak Goreng Curah di Sumenep Melonjak, Ini Penyebabnya
Redaksi - Monday, 13 April 2026 | 05:54 AM


salsabilafm.com – Harga minyak goreng curah di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini melonjak. Sebelumnya di harga Rp19.000, saat ini naik menjadi Rp 21.000 per kg.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil mengatakan, naiknya harga minyak goreng curah tidak hanya terjadi di Sumenep. Di beberapa daerah, juga terjadi hal yang sama.
"Informasinya, kenaikan harga minyak goreng curah ini didorong oleh lonjakan harga Crude Palm Oil (CPO) global dan ketegangan geopolitik," katanya, Senin (13/04/2026).
Selain minyak goreng curah, komoditas yang mengalami kenaikan harga awal pekan ini adalah cabai merah besar. Pekan lalu harga cabai merah besar Rp30.000 per kg, sekarang naik menjadi Rp34.000 per kg.
"Kenaikan harga cabai merah besar itu bisa jadi karena sudah beberapa kali masa panen. Jadi produksinya mulai berkurang, dan kualitas panennya nenurun. Biasanya cabai merah ini besar-besar. Sekarang mulai kecil-kecil, tidak super seperti biasanya," jelas Idham.
Sedangkan untuk cabai rawit, stabil di harga Rp60.000 per kg. Harga bawang awal pekan ini juga stabil. Bawang merah Rp40.000 per kg, dan bawang putih Rp30.000 per kg.
"Untuk harga gula pasir stabil Rp18.000 per kg. Untuk harga beras juga stabil. Beras kualitas premium Rp14.600 per kg, dan kualitas medium Rp13.000 per kg," ujarnya.
Idham menjelaskan, untuk harga komoditas daging awal pekan ini juga relatif stabil. Harga daging sapi Rp130.000 per kg, daging ayam broiler Rp40.000 per kg, dan daging ayam kampung Rp80.000 per kg.
"Harga telur juga tidak mengalami kenaikan, tetap seperti pekan lalu. Untuk telur ayam ras Rp28.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp48.000 per kg," pungkasnya. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
19 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
19 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
21 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
21 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
21 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
21 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
21 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




