Harga Garam Murah, Petani Sampang Pilih Timbun Hasil Panen
SalsabilaNews - Wednesday, 04 November 2020 | 06:41 PM



Petani garam di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur keluhkan harga garam yang kian merosot. Sebab hal itu, sebagian besar petani memilih menimbun hasil panen mereka.
Ismail (43), seorang petani garam di Kecamatan Pengarengan mengaku lebih memilih menimbun hasil panennya dan menunggu harga garam naik.
Menurutnya, harga garam saat ini terlampau murah, hanya berada di kisaran harga Rp. 65 – 70 ribu perkarungnya.
"Saya binggung biasanya kalau sudah masuk musim hujan harga garam naik, tapi sampai sekarang masih belum ada perubahan tetep saja segitu, jadi saya simpan dulu nunggu mahal," cetusnya.
Ismail menyampaikan, harga garam saat ini tidak sepadan dengan modal yang ia keluarkan, dirinya membutuhkan sekitar Rp. 20 juta untuk memproduksi garam selama musim kemarau lalu.
"Dari pada rugi lebih baik saya tumpuk di gudang, nunggu harga jual lebih bersahabat. Selama tidak kena air, garamnya aman, paling hanya nyusut beratnya," ucapnya.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Sampang, M. Mahfud membenarkan bahwa saat ini belum ada kenaikan harga garam, ia menjelaskan, kerugian saat ini memang merata di kalangan petani.
"Biasanya kalau sudah musim hujan harga garam naik, tapi untuk sekarang karena keadaanya seperti ini jadi mandek di harga segitu," timpalnya. (Mukrim)
Next News

Polres Sampang Tingkatkan Pengamanan Jelang Idul Fitri 1447 H
9 hours ago

Kekurangan Tenaga Teknis, BKPSDM Sampang Kaji Rencana Pemindahan Ratusan PPPK ke KDMP
9 hours ago

Takbir Keliling di Sampang, Ini Rute Pengalihan Arus dan Jalur Alternatifnya
9 hours ago

Ribuan Warga Muhammadiyah Pamekasan Shalat Ied Serentak di 16 Titik
9 hours ago

Mudik Lebaran, 3 Lokasi di Jalur Poros Bangkalan Jadi Titik Kemacetan
9 hours ago

3 Orang di Bangkalan Ditangkap Polisi, Diduga Produksi Petasan
9 hours ago

Terkena Petasan, Tangan Kiri Pemuda di Bangkalan Luka Serius
9 hours ago

Tim Rukyat Hilal Nyatakan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Puncak Arus Mudik, Penumpang Kapal Tujuan Pulau Mandangin Meningkat 100 Persen
a day ago





