Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Promosikan Batik Tulis Sampang sebagai Warisan Budaya Madura
Ach. Mukrim - Monday, 11 August 2025 | 05:52 PM


salsabilafm.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan mempromosikan batik tulis Sampang sebagai bagian dari warisan budaya luhur Madura. Batik tulis ini dikenal dengan pewarnaan alami dan kualitas tinggi, serta memiliki ciri khas yang unik, menjadi representasi budaya lokal yang kaya.
"Saya sedikit bisa mengenali berbagai jenis batik. Sekilas ada kemiripan antara Sampang dan Pamekasan, namun terkait pewarnaan lebih jernih dan warna alam yang sangat mirip dengan Batik Cirebon," ujarnya, Senin (11/10/2025).
Kemiripan tersebut, lanjutnya, merupakan wujud pertemuan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Lebih dari itu, kain batik dengan kekhasannya adalah produk budaya, bukan sekadar kain sebagai bahan pakaian.
"Ini artinya juga ada pertemuan antarbudaya. Sehingga pembatik itu sebenarnya pelaku seni, tapi dia juga industri. Seni membatik sendiri memiliki tahap yang luar biasa," lanjut Khofifah
Meski memiliki keindahan dan kualitas tinggi, Khofifah menjelaskan, batik Sampang masih memerlukan promosi lebih luas dibanding Batik Madura lainnya seperti Batik Tanjung Bumi Bangkalan, Batik Pamekasan, atau Batik Sumenep yang sudah lebih dikenal pasar.
"Karena di sini berada antara Tanjung Bumi yang luar biasa dan kemudian Pamekasan yang pemasarannya lebih bagus karena memang berani dengan warna dan desain kontemporer," jelasnya.
Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung para pembatik di Jawa Timur. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing sehingga masyarakat tidak akan bosan mendalami batik.
"Saya ingin memberi penguatan bagi pelaku seni batik pelaku industri batik ini budaya yang luar biasa terlahir dari nenek moyang kita," ucapnya.
Menurutnya, batik tulis tersebut susah untuk pemula dan pasti dikerjakan secara turun temurun. "Bagaimana mencanting supaya tidak belepotan, proses melapisnya, mewarna hingga mencelup," katanya.
Sementara itu, pemilik Workshop Batik Tulis Shalempang, Ali Imron, mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Khofifah terhadap perkembangan Batik Sampang. Dia juga mengaku bahagia bisa berkesempatan ikut dalam kegiatan Misi Dagang Pemprov Jawa Timur di berbagai provinsi.
"Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Ibu Khofifah. Kami mendapat Sertifikat Halal dan Sertifikat Industri Hijau yang masih dalam proses," ucapnya.
"Workshop batik saya berdiri sejak 2001, sedangkan tradisi membatik telah diwariskan secara turun-temurun dari keluarga istrinya yang merupakan turunan ketujuh," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
11 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
11 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
11 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
13 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
16 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
16 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
16 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
16 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
16 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
16 hours ago





