Geliat Produksi Ikan Asin Lesu di Musim Penghujan – Sampang
SalsabilaNews - Wednesday, 10 February 2021 | 04:00 PM



Proses pengasinan ikan di bawah terik matahari
Penghasil ikan asin di kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur kini mengalami kesulitan dalam proses pengasinan. hal itu, dikarenakan hujan sering mengguyur daerah setempat.
Moh amin, seorang pembuat ikan asin di Ju'lanteng Banyuanyar Sampang mengatakan, curah hujan yang relatif cukup tinggi mengguyur wilayah setempat mengakibatkan para produsen ikan asin menghentikan aktivitasnya.
"Saat ini, kami kesulitan melakukan pengeringan ikan asin karena kondisi mendung dan masih sering hujan. Sedangkan pembuatan ikan asin memang harus memanfaatkan panas matahari," katanya.
Ia mengungkapkan, untuk mengantisipasi pembusukan terpaksa harus mengawetkan ikan dengan cara penggaraman agar bisa bertahan lebih lama saat cuaca lembab.
"Proses produksi ikan asin akan membutuhkan biaya lebih besar dan waktu relatif lama karena ikan harus disimpan dengan garam lebih banyak dan waktu lebih lama sambil menunggu panas matahari," keluhnya.
Diungkapkan, jika cuaca dalam kondisi cerah, proses pengasinan ikan hanya membutuhkan garam sekitar 10 kilogram. Akan tetapi di musim hujan seperti saat ini sekitar 50 kilogram garam yang dibutuhkan.
"Jadi saat ini kami lebih memilih menghentikan produksi ikan asin," ujarnya. (Mukrim)
Next News

Peran Keluarga dalam Kesehatan Mental
8 days ago

Fenomena LDR di Zaman Sekarang
8 days ago

Kenapa Banyak Orang Merasa "Tidak Cukup"
8 days ago

Tradisi Gotong Royong yang Mulai Menghilang
8 days ago

Kenapa Orang Mudah Tersinggung di Era Digital
8 days ago

Budaya Sopan Santun yang Mulai Luntur
8 days ago

Mengapa Banyak Anak Muda Takut Menikah
8 days ago

Dampak Kesepian di Tengah Kota Besar
8 days ago

Kenapa Orang Lebih Nyaman Curhat ke Media Sosial
8 days ago

Rahasia Mengelola Waktu ala Islam
8 days ago





