Geger! Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Minyak Mentah
Syabilur Rosyad - Friday, 09 January 2026 | 02:21 AM


salsabilafm.com - Warga Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Bangkalan, digegerkan dengan sumur bor yang mengeluarkan cairan menyerupai minyak mentah. Menyikapi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, pada Kamis (8/1/2026), menyelidiki keberadaan sumur milik warga tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Zainul Qomar mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Bagian Perekonomian Pemkab Bangkalan. Hal itu sebagai dasar pelaporan ke Bagian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Jawa Timur.
"Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan DLH dan Bagian Perekonomian Pemkab Bangkalan sebagai dasar pertimbangan laporan ke ESDM Pemprov Jatim. Agar dilakukan uji laboratorium," kata Zainul Qomar, Kamis (8/1/2026) malam.
Dia menjelaskan, sumur bor tersebut milik seorang warga bernama Auda (43). Peristiwa itu terjadi saat pengeboran mencapai kedalaman sekitar 105 meter.
"Tiba-tiba, pipa pengeboran mengeluarkan cairan berwarna cokelat yang menyerupai minyak mentah dan diketahui dapat terbakar. Kejadian tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar," ungkapnya.
Sejumlah warga bahkan sempat mengambil cairan tersebut dan melakukan uji coba dengan cara dibakar.
"Saat ini lokasi sumur bor yang keluar minyak itu sudah kami tutup untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Zainul mengatakan, BPBD juga telah mengambil sampel cairan yang diduga minyak tersebut. Tujuannya untuk diuji di laboratorium ESDM Pemprov Jawa Timur guna memastikan kandungan dan tingkat bahayanya.
Zainul menambahkan, kasus sumur bor warga yang mengeluarkan cairan menyerupai minyak mentah bukan kali pertama terjadi di Bangkalan. Sebelumnya, pada September 2025, peristiwa serupa juga terjadi.
"Tepatnya, di Dusun Lonbilleh, Desa Tramok, Kecamatan Kokop, saat pengeboran mencapai kedalaman sekitar 59 meter," tuturnya.
Hingga saat ini, Pemkab Bangkalan masih menunggu hasil uji laboratorium untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. (Syad)
Next News

Ribuan Santri Pulang Kampung, Tradisi Mudik 10 Hari Akhir Ramadan di Sumenep
6 hours ago

BGN Stop Sementara Operasional SPPG Penyaji Lele Mentah di Pamekasan
6 hours ago

Kunjungan Wisatawan Minim, Layanan Pusat Informasi Pariwisata Sampang Sepi Peminat
6 hours ago

Kejar Target RTH, Koleksi Pohon Pule di Alun-Alun Trunojoyo Bertambah
12 hours ago

BGN Bekukan 27 Dapur MBG di Sampang, Ini Daftarnya
12 hours ago

Pastikan Stok Energi Aman Selama Lebaran, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Siagakan Satgas RAFI 2026
12 hours ago

Mulai 18 Oktober 2026, Produk UMKM Tanpa Label Halal Dilarang Dijual di Sampang
13 hours ago

Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
13 hours ago

Soal Lele Marinasi Jadi Menu MBG di Pamekasan, BGN: Buat Lauk Buka Puasa
13 hours ago

Mudik Gratis Perdana ke Masalembu, Ratusan Penumpang Berangkat dari Pelabuhan Kalianget
13 hours ago




