Fakta-Fakta Pengamcam Tembak Anies Ditangkap Polisi
Ach. Mukrim - Sunday, 14 January 2024 | 12:26 AM


salsabilafm.com– Polisi menangkap pria yang melontarkan ancaman penembakan pada calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan lewat media sosial TikTok, Sabtu (13/1/2024). Pria tersebut berinisial AWK itu ditangkap di Jember, Jawa Timur.
Dikutip dari detikNews, AWK ditangkap melalui kerja gabungan dari Subdit Siber Ditkrimsus Polda Jatim yang di-backup oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri.
Hasil pemeriksaan awal, AWK telah mengakui perbuatannya. Dia mengaku telah menulis ancaman penembakan kepada Anies melalui kolom komentar di TikTok.
Berdasarkan foto yang diterima detikcom, terduga pelaku tampak dimasukkan ke dalam mobil untuk dibawa ke kantor polisi. Pelaku yang merupakan seorang pria tersebut terlihat mengenakan kaus berwarna cokelat muda. Dia didudukkan di kursi tengah penumpang mobil.
Lulusan SMA dan Berusia 23 Tahun
AWK merupakan pemilik akun TikTok @calonistri71600 yang mengancam akan menembak Anies. Ia merupakan lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan berusia 23 tahun.
"Dilihat dari umur dia sudah lulus dari Sekolah Menengah Atas, namun untuk apakah dia kuliah ataupun dia sekolah yang lainnya ini masih didalami," kata Kadiv Humas Polri Irjen Shandi Nugroho dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/1/2024).
Shandi mengatakan AWK ditangkap sekitar pukul 09.30 WIB di Jember, Jawa Timur. Pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
"Karena tadi ketika ada informasi kemudian pelaku bisa diamankan, kami mencoba untuk semaksimal mungkin mendapatkan informasi dari tim yang di lapangan, namun juga masih ada keterbatasan, mohon maaf belum bisa kita jawab secara tuntas," jelasnya.
Shandi mengatakan saat ini tim penyidik gabungan dari Direktorat Siber Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Polri akan segera mengupdate informasi lebih lanjut.
"Nanti setelah ada hasil pemeriksaan kami akan update lagi dan kami akan sampaikan kepada teman-teman sekalian," tuturnya.
Bukan Pendukung Paslon Lain
Polri saat ini masih mendalami terkait motif AWK mengancam akan menembak Anies. Namun, dari hasil penyelidikan sementara, Polri memastikan AWK bukan pendukung salah satu paslon dan tak terafiliasi dengan parpol manapun.
"Sampai dengan saat ini alhamdulillah tidak ada terkait masalah itu, informasi awal. Makanya kami tekankan apakah benar itu akunnya, benar itu akunnya dan apakah benar dia yang mencuitkannya dan itu sudah diakui," kata Shandi.
Respons Timnas AMIN
Tim pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) merespons ancaman tersebut. Jubir Timnas AMIN, Billy David Nerotumelina, menyebut tim pengamanan terus mendampingi Anies dalam melakukan kegiatannya. Ia menyebut pihaknya akan terus waspada.
"Tim lapangan AMIN selalu adaptatif, selalu ada evaluasi harian dan respons tim pengamanan juga adaptatif berdasarkan pengamatan dan juga isu-isu seperti ini," tutur Billy.
"Yang jelas tim pengamanan akan tetap waspada. Selain tetap menyerahkan ikhtiar kepada Tuhan YME, paslon AMIN mempercayai kekuatan terbesar adalah rakyat. Kami melihat begitu banyaknya rakyat yang ikut menjaga dan mengawasi Pak Anies dan Gus Imin dalam setiap agenda," sambungnya.
Repost: detik.com
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
21 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
a day ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
a day ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
a day ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
a day ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
a day ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
a day ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
a day ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
a day ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





