Disperta KP Sampang Pastikan Pupuk Subsidi Aman hingga Akhir Tahun
Ach. Mukrim - Saturday, 04 October 2025 | 03:04 PM


salsabilafm.com – Menjelang musim hujan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang memastikan stok pupuk subsidi masih sangat mencukupi hingga akhir tahun 2025.
Kepala Disperta KP Sampang, Suyono, mengatakan, para petani tidak perlu merasa khawatir terkait ketersediaan pupuk. Stok pupuk yang tersedia saat ini bahkan jauh lebih besar dari serapan petani.
"InsyaAllah sampai akhir tahun 2025 pupuk subsidi akan cukup, karena stok yang tersedia jauh lebih besar dari serapan petani saat ini," katanya, Sabtu (4/10/2025).
Suyono mengungkapkan, saat ini Kabupaten Sampang masih memiliki cadangan sebanyak 2.960 ton pupuk urea, 1.108 ton pupuk NPK, dan 3.339 ton pupuk organik. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 30 persen yang terserap oleh petani.
Menurutnya, serapan tertinggi biasanya terjadi saat memasuki musim hujan, ketika petani mulai melakukan persiapan tanam. Meski begitu, ia memastikan bahwa stok pupuk tetap dalam kondisi aman.
"Biasanya serapan tertinggi itu saat masuk musim hujan, karena petani mulai persiapan tanam. Tapi stok kita aman," imbuhnya.
Selain menjamin ketersediaan pupuk, pihaknya juga menyiagakan petugas di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di seluruh 14 kecamatan. Para petugas ini bukan hanya untuk mendata petani, tetapi juga menjadi tempat konsultasi berbagai persoalan pertanian, termasuk hama dan penyakit tanaman.
"Langkah ini dilakukan agar petani bisa mendapatkan pendampingan langsung di lapangan, terutama saat menghadapi masa tanam dan potensi gangguan produksi," ucapnya.
Pemerintah daerah juga menyediakan bantuan obat hama secara gratis bagi para petani yang mengalami serangan hama atau penyakit tanaman. Namun, bantuan tersebut diberikan setelah ada laporan dan verifikasi dari petugas.
"Kalau terbukti ada serangan, petani akan mendapat rekomendasi obat yang sesuai. Obatnya gratis, tinggal dimanfaatkan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
20 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
20 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
20 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
20 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
20 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
20 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
20 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
20 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
21 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





