Diduga Gegara Hutang, Pemakaman Jenazah di Sampang Sempat Tertunda
Syabilur Rosyad - Monday, 02 March 2026 | 08:21 AM


salsabilafm.com - Sebuah peristiwa mengundang perhatian warga terjadi di Dusun Ragung Timur, Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Sabtu (28/2/2026) pagi. Seorang warga yang meninggal dunia didatangi penagih utang hingga proses pemakaman sempat tertunda.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan, almarhumah ST Maimuna (46) meninggal dunia karena sakit sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, setelah kabar duka menyebar, sejumlah warga yang merasa memiliki piutang mendatangi rumah duka untuk meminta pertanggungjawaban kepada pihak keluarga.
"Salah satu penagih diketahui bernama Buk Sibah (50), warga Desa Pangarengan. Dari keterangan yang dihimpun, jumlah utang almarhumah kepada yang bersangkutan disebut mencapai sekitar Rp200 juta," katanya, Senin (2/3/2026).
Dalam situasi tersebut, sempat muncul permintaan agar keluarga menyatakan kesanggupan membayar utang sebelum jenazah dimakamkan. Hal itu membuat suasana rumah duka memanas dan prosesi pemakaman tertunda
"Setelah dilakukan musyawarah, suami almarhumah menyatakan siap bertanggung jawab dan menyelesaikan kewajiban istrinya," jelasnya.
Usai kesepakatan tersebut, pemakaman akhirnya berlangsung aman dan lancar. Pihak kepolisian juga mencatat bahwa transaksi utang-piutang tersebut tidak disertai bukti tertulis. Bahkan, pernyataan kesanggupan keluarga untuk membayar juga tidak dituangkan dalam perjanjian resmi.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar setiap transaksi utang-piutang dibuat secara tertulis dan disertai saksi untuk menghindari persoalan hukum
"Agar tidak bermasalah di kemudian hari, serta tetap mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah," pungkasnya. (Syad)
Next News

3 PMI Nonprosedural Asal Bangkalan Dideportasi Usai Ditahan di Malaysia
19 hours ago

Bupati Bangkalan Tinjau Sumber Mata Air Desa Mandung
19 hours ago

KPM Mengaku Tak Pernah Pegang KKS, Penyaluran Bansos PKH di Sampang Dikeluhkan Warga
20 hours ago

NIK Didorong Jadi Identitas Tunggal untuk Berbagai Layanan Publik
20 hours ago

Prabowo Mau Olah Batu Bara Rendah Kalori Jadi BBM
20 hours ago

Nusron Emosional Saat Ditanya Evaluasi Kasus HGB Summarecon
14 hours ago

Banjir Bandang, Akses Padang-Solok Lumpuh
16 hours ago

2 Siswa Sekolah Rakyat Sampang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
2 days ago

Ratusan Kayu Gelondongan di Perairan Sumenep Berlabel Kemenhut RI
2 days ago

Kebakaran di Pamekasan, Uang Rp20 Juta Hasil Tembakau Ikut Hangus
2 days ago


