Daul Combo Sampang Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkumham
Ach. Mukrim - Thursday, 26 March 2026 | 05:13 AM


salsabilafm.com - Kesenian musik pesisir khas Kabupaten Sampang, Daul Combo, resmi mendapatkan pengakuan dan perlindungan hukum dari Pemerintah Republik Indonesia. Tradisi ikonik masyarakat Madura ini kini tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Langkah strategis ini ditandai dengan terbitnya Surat Pencatatan KIK nomor EBT35202600002 untuk "Daul Combo Sampang". Pengakuan negara ini menjadi kado spesial bagi masyarakat Sampang menjelang perayaan Lebaran Ketupat tahun ini.
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disporabudpar Sampang, Abdul Basith, menyebut sertifikasi ini sebagai babak baru bagi ekosistem seni tradisional di Kabupaten Sampang. Menurutnya, Daul Combo kini telah melampaui fase pelestarian semata.
"Ini adalah legitimasi bahwa kebudayaan ini bukan lagi dalam fase pelestarian, akan tetapi telah memasuki fase Pemanfaatan Objek Kebudayaan yang menggerakkan berbagai sektor ekonomi," sebutnya, Kamis (26/3/2026).
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disporabudpar Sampang, Bambang Wahyudi, mengatakan, Daul Combo memiliki akar yang kuat dalam sejarah peradaban Madura terkhusus Sampang. Pria yang disapa Yuyud itu menegaskan, sifat kesenian ini adalah milik bersama, bukan milik perorangan atau grup tertentu.
"Daul Combo adalah karya komunal masyarakat Sampang yang diwariskan turun-temurun. Di dalamnya terkandung nilai luhur, semangat kebersamaan, dan kearifan lokal. Dengan pencatatan ini, negara resmi mengakui kepemilikannya oleh masyarakat Sampang, sehingga mencegah klaim sepihak dari pihak lain," jelas Yuyud.
Dia berharap pengakuan hukum ini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk terus melestarikan dan mengangkat budaya lokal. Pemerintah Kabupaten Sampang optimis, dengan status baru ini, irama dinamis Daul Combo akan semakin bergema, tidak hanya di level regional, tetapi juga merambah panggung nasional hingga internasional.
"Didaftarkannya Daul Combo Sampang sebagai Kekayaan Intelektual Komunal membawa angin segar bagi masa depan kebudayaan daerah," ucapnya.
"Tujuannya sangat jelas, agar Daul Combo tidak hanya menjadi kebanggaan di level regional, tetapi juga dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas, mendengungkan irama khas Madura di panggung Nasional maupun Internasional," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Tinjau Wisata Capak, Bupati Pamekasan: Para Tokoh Belum Sepakat, Harus Dialog Terbuka
a day ago

Curi Tiga Poin di Surabaya, Madura United Menjauh dari Degradasi
a day ago

Plastik Mahal dan Langka, Pengrajin Tempe di Sampang Gunakan Daun Pisang
a day ago

Suntik Rp228 Juta, Diskan Sampang Pacu Produksi Perikanan Air Tawar
a day ago

Polisi Kejar Penyebar Video 'Pamekasan Viral'
2 days ago

Perda Desa Wisata Disahkan, Sampang Bidik Tren 'Satisfaction Tourism'
2 days ago

KDKMP Sampang Siap Beroperasi Agustus, Diproyeksikan Jadi Mitra SPPG
2 days ago

Warga Pamekasan Diringkus Polisi di Sampang, Diduga Tipu Lansia Rp11 Juta
3 days ago

2 Kades di Bangkalan Diperiksa KPK, Diduga Terkait Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim
3 days ago

Kemenhaj Pamekasan Ingatkan Jamaah Haji Tidak Jualan Rokok di Tanah Suci
3 days ago




