Cak Imin Sebut 150 Ribu WNI Bekerja di Kamboja, Terjebak Rekrutmen Ilegal
Redaksi - Saturday, 09 August 2025 | 09:58 PM


salsabilafm.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau sering disapa Cak Imin mengungkapkan, sekitar 150 ribu warga Indonesia saat ini bekerja di Kamboja. Fenomena ini disorotnya lantaran Kamboja dinilai sebagai negara yang tingkat kemiskinannya masih di bawah Indonesia.
"Itu sampai sekarang, di Kamboja saja sudah tidak kurang dari 150 ribu orang yang bekerja di sana. Termasuk yang jualan Soto Madura," ujar Cak Imin dalam acara Global Talent Day di Malang, Sabtu (9/8/2025).
Dilansir dari cnnindonesia, Ketua Umum PKB itu menegaskan, banyak warga Indonesia yang bekerja, berdagang, baik secara legal maupun ilegal di Kamboja. "Padahal Kamboja lebih miskin dari Indonesia. Lebih miskin negaranya," imbuhnya.
Cak Imin mengingatkan calon pekerja migran untuk memverifikasi kebenaran informasi lowongan kerja di luar negeri. Menurutnya, banyak tawaran kerja di media sosial yang ternyata menjebak.
"Online itu sekarang sangat mudah mengakses sumber-sumber rekrutmen. Tapi jumlahnya sangat besar dan banyak yang hoax. Ini yang parah ini. Terakhir, kita menyelamatkan perdagangan orang ke Myanmar, Kamboja. Satunya lagi, ada tiga negara yang amat sangat besar jumlah rekrutmennya melalui Facebook," katanya.
Cak Imin juga menekankan, pemerintah daerah dan kementerian terkait memiliki tanggung jawab untuk memperbarui dan menyebarkan informasi lowongan kerja yang benar dan terverifikasi.
"Ini pemerintah nggak boleh diam lagi lah. Jangan duduk-duduk di kantor, tapi tidak mampu menyajikan verifikasi. Kemarin ada yang rekrutmen melalui Facebook ke Myanmar dan Kamboja. Ujung-ujungnya disiksa di sana jadi pekerja online, penipuan online, scam," katanya.
Cak Imin menambahkan, diplomasi Indonesia kerap kewalahan menangani kasus ini. "Saya sendiri pernah berangkat ke Kamboja, bertemu perdana menteri untuk mencari solusi," pungkasnya. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
a day ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
a day ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
a day ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
a day ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
a day ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
a day ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
a day ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
a day ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
a day ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago




