Cabdin Pendidikan Sampang Pastikan Sistem Zonasi PPDB Diganti SPMB
Ach. Mukrim - Monday, 14 July 2025 | 01:56 PM


salsabilafm.com – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang memastikan bahwa sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diganti ke sistem baru bernama Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Hal itu sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala Cabdin Pendidikan Jatim Wilayah Sampang Mas'udi Hadiwijaya mengatakan, SPMB akan menggunakan nilai rapor dan indeks sekolah.
"Kriteria penilaian saat ini adalah gabungan nilai rapor siswa dengan nilai indeks sekolah asal, dengan perbandingan 60/40," katanya, Senin (14/7/2025).
Kendati demikian, Mas'udi menjelaskan, sistem zonasi tidak sepenuhnya dihapus. Menurutnya, hal itu nantinya akan menjadi bahan pertimbangan apabila dari hasil penilaian ada hasil nilai yang sama.
"Pada intinya, prestasi dan kemampuan siswa menjadi poin penting penilaian. Meskipun jaraknya lebih jauh tetapi nilainya lebih tinggi, maka dapat mengeliminasi siswa yang jaraknya lebih dekat. Tetapi jika nilainya sama, maka siswa yang lebih dekat yang diterima," ujarnya.
Mengenai penetapan PPDB ke SPMB, pihaknya mengaku tidak ada kesulitan. Terlebih, pihaknya sudah melakukan sosialisasi bersama Dinas pendidikan untuk sekolah menengah pertama (SMP), serta dengan Kementerian Agama untuk madrasah tsanawiyah (MTs).
"Kebijakan SPMB ini hanya diberlakukan di lingkungan sekolah negeri dan tidak berlaku bagi sekolah swasta. Di samping itu, juga berlaku ketentuan jumlah siswa, di mana setiap rombel minimal 36 siswa," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Temukan Pangkalan Jual Elpiji 3 Kg di Atas HET, Pemkab Sampang Akan Laporkan ke Pertamina
18 hours ago

Disdik Sampang Sebut SDN Pangilen 1 Masuk Daftar 138 Sekolah yang Diusulkan ke Pusat
18 hours ago

Tinjau Sekolah Rakyat, Menteri PU: Bagus Ya Progres di Surabaya
20 hours ago

Apresiasi Buku Miftahur Rozaq, Bawaslu Jatim: Buku Ini Kawinkan 18 Tahun Pengalaman Mahal Penyelenggara Pemilu
2 days ago

Meski WFH, ASN Daratan dan Kepulauan di Sumenep Lakukan Kerja Bakti Serentak
2 days ago

Tolak Wacana Pemilihan Lewat DPRD, Rektor UTM: Esensi Demokrasi Adalah Kedaulatan Rakyat
2 days ago

Terinspirasi dari Literasi Pesantren, Miftahur Rozaq Launching Buku 'Di Balik Layar Demokrasi'
2 days ago

Kecelakaan Maut di Camplong Sampang, Seorang Perawat Meninggal Dunia
2 days ago

ASN WFH di Pamekasan Wajib On Call, 5 Menit Maksimal Respons Telepon
2 days ago

Mobil Avanza di Bangkalan Tercebur ke Sungai
2 days ago



