Hemat Energi, Bupati dan Wabup Sumenep Naik Becak ke Kantor
Redaksi - Friday, 10 April 2026 | 09:26 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunjukkan komitmennya mendukung efisiensi energi, dalam rangka penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi seluruh aparatur pemerintah maupun BUMD.
Salah satu langkah nyata ditunjukkan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati KH. Imam Hasyim. Keduanya memilih menggunakan becak sebagai moda transportasi dari Kantor Bupati menuju rumah dinasnya, Rabu (08/04/2026).
"Saya menggunakan becak untuk memberikan keteladanan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BLUD, Pegawai BUMD, Tenaga Alih Daya (Outsourcing) di lingkungan pemerintah, agar setiap Rabu beralih ke gaya hidup yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan," kata Fauzi.
Pemerintah daerah menetapkan kebijakan Rabu sebagai hari penggunaan transportasi Non-BBM sejalan dengan upaya pemerintah, dalam mengurangi ketergantungan terhadap BBM sekaligus menekan emisi karbon.
"Seluruh Aparatur Sipil Negara, Pegawai BLUD, Pegawai BUMD, Tenaga Alih Daya yang memiliki jarak tempat tinggal ke tempat kerja lima kilometer, wajib menyukseskan program hemat energi ini," terangnya.
Menurut dia, jalan kaki, kendaraan listrik, sepeda dan tranportasi non-BBM lainnya merupakan salah satu solusi, untuk menghadapi tantangan energi. Sebab, selain lebih hemat, juga lebih ramah lingkungan, sehingga seluruh ASN dan pegawai BUMD bisa membiasakan diri dengan pola hidup yang lebih efisien.
"ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat dengan bukti semangat, untuk melakukan penghematan BBM di tengah kondisi global saat ini," tegasnya.
Kebijakan menghemat BBM tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2026, sebagai perubahan atas Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Dia menyatakan, ASN melakukan penghematan BBM dengan sepeda, berjalan kaki, kendaraan listrik dan becak ke tempat kerja, tidak hanya berdampak pada anggaran negara, tetapi berkontribusi terhadap kualitas udara menjadi lebih baik untuk keberlanjutan lingkungan.
"Kami pasti melakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kedisiplinan ASN dalam menjalankan SE tentang penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sehingga seluruh pimpinan perangkat daerah harus melakukan pengawasan kepada jajarannya," pungkas Fauzi. (*)
Next News

Ikuti Renungan Suci HUT ke-81, Bupati Sampang: Kemerdekaan Lahir dari Pengorbanan
13 hours ago

Festival Pesisir ke-5 HCML Dimulai, Ratusan Warga Mandangin Nikmati Layanan Adminduk dan Khitan Gratis
a day ago

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, MWC NU Banyuates Sampang Salurkan Air Bersih
2 days ago

Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
2 days ago

Laga Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Seorang Official Tim Diduga Pukul Wasit
2 days ago

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA, Target Rampung Akhir Agustus 2026
3 days ago

Siswi di Pamekasan Meninggal Akibat Steven Johnson Syndrome, Dinkes: Hanya Satu Kasus
3 days ago

Sambut Investasi China, Pemkab Bangkalan Siapkan Kawasan Industri 3.000 Hektare
3 days ago

Karapan Sapi Sampang 2026 Targetkan 48 Pasang Sapi, 34 Pasang Sudah Terdaftar
3 days ago

Puluhan Fasum di Sampang Rusak Akibat Bencana, Diajukan untuk Rehabilitasi
3 days ago





