Beli Mobil Cash Ratusan Juta, Warga Bangkalan Ditipu Oknum Sales di Rungkut
Redaksi - Friday, 17 July 2026 | 03:27 AM


salsabilafm.com - Seorang pria asal Bangkalan, Madura, menjadi korban penipuan sales dealer mobil di kawasan Rungkut Surabaya. Uang tunai ratusan juta yang dia setor untuk membeli mobil raib di tangan sales nakal berinisial ZA (39).
ZA nekat membawa kabur uang senilai Rp212 juta milik konsumennya hanya untuk menutupi utang pribadinya yang menumpuk.
Kapolsek Rungkut, Kompol Agus Santoso, mengungkapkan bahwa aksi nekat ZA dipicu oleh himpitan ekonomi dan lilitan utang.
"Pelaku ini banyak utang. Sehingga waktu ada customer yang beli cash, dia langsung kepikiran agar uang ditransfer ke rekening pribadinya, bukan ke rekening resmi dealer," jelas Agus, Kamis (16/7/2026).
Untuk meyakinkan korbannya, ZA menggunakan modus klasik yang sering kali membuat konsumen tergiur. Berikut adalah kronologi bagaimana pelaku melancarkan aksinya:
- Tawaran Jalur Cepat
Pelaku menjanjikan bisa mempermudah proses pembelian mobil Daihatsu Grandmax agar unitnya bisa dikirim cepat dalam waktu satu minggu.
- Minta Transfer ke Rekening Pribadi:
Karena korban ingin membeli secara cash, pelaku meminta uang sebesar Rp212 juta ditransfer langsung ke rekening pribadinya dengan alasan kelancaran administrasi.
- Hanya Setor Uang Tanda Jadi:
Bukannya menyetorkan uang ratusan juta tersebut ke kasir dealer, ZA hanya menyetorkan Rp2 juta saja sebagai uang tanda jadi (booking fee) agar nama korban tetap terdaftar di sistem.
- Gali Lubang Tutup Lubang:
Sisa uang Rp210 juta langsung habis digunakan ZA untuk membayar utang-utang lamanya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kecurigaan korban mulai muncul setelah satu minggu berlalu namun mobil yang dijanjikan tak kunjung datang ke rumah. Korban yang mulai tidak tenang akhirnya memutuskan mendatangi langsung dealer tempat ZA bekerja di kawasan Rungkut.
Bak disambar petir di siang bolong, pihak dealer menjelaskan bahwa pemesanan mobil memang ada, namun uang yang masuk baru Rp2 juta. Merasa itipu mentah-mentah, korban langsung melaporkan ZA ke Polsek Rungkut.
Setelah diringkus oleh unit Reskrim Polsek Rungkut, ZA akhirnya mengakui semua perbuatannya. Ternyata, ini bukan pertama kalinya dia menipu konsumen.
"Uangnya yang terakhir itu untuk menutup (utang akibat menipu) yang kemarin-kemarin, pak," aku ZA tertunduk di hadapan penyidik.
Kini, ZA harus mendekam di sel tahanan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu melakukan transaksi pembayaran ke rekening resmi2axxxx perusahaan dealer, bukan ke rekening pribadi sales, guna menghindari modus penipuan serupa. (*)
Next News

2 Pembobol Rumah yang Bawa Motor dan TV di Sampang Ditangkap Polisi
4 days ago

Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Sumenep
6 days ago

Peserta Gerak Jalan di Bangkalan Tampilkan Pornoaksi, MUI: Harus Diproses Hukum
6 days ago

Pembunuh ASN Bangkalan Sulit Dilacak, Polisi: Tersangka Putus Hubungan Teman dan Saudara
8 days ago

Polisi Amankan 62 Motor di Pamekasan, 3 Berpelat Merah
8 days ago

3 Kali Bobol Toko Elektronik, Pria di Sampang Ditangkap Polisi
8 days ago

17 Botol Arak Bali Diamankan Polisi di Sumenep
8 days ago

Diduga Gegara Utang Rp300 Juta, Pria di Sampang Disekap Selama 3 Hari
8 days ago

Patroli Balap Liar, Polisi Amankan 62 Motor di Pamekasan
9 days ago

2 Pelaku Curanmor di Kedungdung Sampang Diringkus Polisi
11 days ago





