Arus Balik Lebaran 2026, Dishub Sampang Fokus Urai Kemacetan di Kawasan Pasar
Syabilur Rosyad - Monday, 23 March 2026 | 07:03 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meningkatkan pengawasan terhadap arus balik Lebaran 2026 dengan memprioritaskan penanganan di sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya kawasan pasar.
Sejumlah lokasi yang menjadi perhatian utama, di antaranya Pasar Tanjung dan Pasar Camplong, Sampang.
Kedua titik ini dinilai berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas akibat meningkatnya aktivitas jual beli yang kerap meluber hingga ke badan jalan, baik sebelum maupun setelah Hari Raya.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Sampang, Khotibul Umam, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus balik.
"Fokus kami adalah memastikan kelancaran arus kendaraan, terutama di kawasan pasar yang kerap menjadi titik krusial kemacetan," katanya, Senin (23/3/2026).
Selain pengawasan langsung di lapangan, Dishub juga menyiapkan rekayasa lalu lintas sebagai langkah teknis untuk mengurai kepadatan kendaraan.
"Skema ini akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan kondisi di masing-masing titik," jelasnya.
Menurut Umam, rekayasa lalu lintas menjadi solusi efektif untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak, terutama saat volume kendaraan meningkat signifikan pada puncak arus balik.
"Rekayasa lalu lintas kami siapkan agar kepadatan bisa segera terurai. Tujuannya agar para pemudik tetap merasa aman dan nyaman selama perjalanan," terangnya.
Dishub Sampang juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas.
"Terutama mengikuti arahan petugas di lapangan demi menghindari potensi kemacetan yang lebih parah," pungkasnya. (Syad)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
14 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
14 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
16 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
16 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
16 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
16 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
16 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





