7 SPPG di Sampang Kembali Beroperasi, Isu Dibekukan BGN Dipastikan Hoaks
Ach. Mukrim - Friday, 16 January 2026 | 06:17 AM


salsabilafm.com - Setelah sempat terhenti dan memicu simpang siur di tengah publik, tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sampag, dipastikan telah kembali beroperasi normal. Langkah ini sekaligus membantah kabar bohong (hoaks) yang menyebut program strategis tersebut dibekukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sampang, Sudarmanta, mengatakan, tujuh SPPG tersebut telah beroperasi sejak 8 Januari 2026. Menurut dia, berhentinya layanan beberapa waktu lalu bukan disebabkan oleh sanksi atau pembekuan, melainkan murni kendala teknis internal pengelola.
"Kami pastikan tidak ada pembekuan dari BGN. Informasi yang beredar itu tidak benar atau hoaks. Penghentian sementara kemarin terjadi karena kekhawatiran pihak pengelola mengenai mekanisme pencairan anggaran operasional. Namun, per hari ini semua sudah kembali melayani sasaran program," katanya, Jum'at (16/1/2026).
Sudarmanta menjelaskan, penghentian operasional yang terjadi sebelumnya murni disebabkan oleh kendala teknis. Menurutnya, sejumlah pengelola sempat merasa ragu terkait kepastian pencairan anggaran operasional dari BGN, yang kemudian memicu penghentian aktivitas sementara.
"Namun, setelah dilakukan koordinasi intensif, kini tujuh titik pelayanan tersebut telah kembali melayani sasaran Program MBG yang mencakup anak-anak dan ibu," jelasnya.
Dia menjelaskan, tujuh unit pelayanan yang kembali aktif meliputi; SPPG Pangereman (Ketapang) di dikelola Penyantun Yatim Piatu Abiyoso, SPPG Daleman 2 (Kedungdung) diikelola Miftahut Thullab, SPPG Pangongsean dan Krampon (Torjun) dikelola Rumah Juang Garuda Emas, SPPG Noreh 2 (Sreseh), dikelola Discovery Water Sustainability.
Kemudian, SPPG Taman 2 (Jrengik) diikelola Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Al-Mu'in Birem, SPPG Banyuates dikelola Al Bukhori Murtajih dan SPPG Camplong dikelola Yayasan Iltizam Pamekasan.
Pemerintah daerah bersama Satgas MBG menyatakan akan terus memperkuat koordinasi untuk memastikan distribusi nutrisi kepada masyarakat tidak lagi terhambat kendala serupa. Program ini diharapkan menjadi pilar utama dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Pulau Madura.
"Kami terus memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan agar layanan gizi di Sampang semakin optimal dan berdampak nyata," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Puting Beliung Terjang Sunenep, 27 Rumah Rusak dan 6 Warga Luka-luka
17 hours ago

Dana Transfer Seret, DPRD Sampang Desak Pemda Genjot Inovasi PAD
18 hours ago

Fakta Baru Terungkap, Lahan SDN Batoporo Timur 1 Bukan Aset Pemkab Sampang
18 hours ago

Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum di Pamekasan Rusak
20 hours ago

Warga Desa di Pamekasan Gotong Royong Perbaiki Jalan Ambles Akibat Longsor
20 hours ago

Gunakan Inovasi Robotik, Antrean Pasien di RSUD Syamrabu Bangkalan Berhasil Dipangkas
20 hours ago

Zaki Ubaidillah Pebulu Tangkis Asal Sampang Juara Thailand Masters 2026
20 hours ago

Jadi Kawasan Rawan, Warga Sampang Minta JLS Dipasangi Kamera Pengawas
20 hours ago

Mobil BMW Terbakar di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
20 hours ago

Siswa TK di Pamekasan Nyaris Terlindas Mobil MBG
3 days ago



