2.000 Mangrove Pertamina Lestarikan Ekosistem Nelayan Berkelanjutan di Ujung Pangkah
Ach. Mukrim - Friday, 20 June 2025 | 10:27 PM


salsabilafm.com – Komitmen pelestarian lingkungan terus diperkuat oleh PT Pertamina Patra Niaga Bitumen Plant Gresik melalui penanaman 2.000 bibit mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang telah berjalan sejak 2022.
Penanaman kali ini melibatkan kelompok Pokmaswas Muara Solo, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gresik, serta Pemerintah Desa Pangkah Wetan dan perwakilan Kementerian Kelautan.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang rentan terhadap kerusakan. Penanaman 2.000 bibit mangrove ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam mendukung konservasi dan pembangunan berkelanjutan dimana ini merupakan keempat kalinya kami melaksanakan kegiatan ini" ujar Indra Gunawan, Operation Head Bitumen Plant Gresik.
Kawasan KEE Ujung Pangkah dipilih karena nilai ekologisnya yang tinggi. Mangrove di wilayah ini menjadi pelindung alami dari abrasi, penyerap karbon, dan rumah bagi berbagai fauna langka seperti lutung hitam dan burung air.
Para nelayan menyampaikan terima kasih kepada Pertamina Bitumen Plant Gresik, yang telah menanam mangrove di wilayah tersebut sejak tahun 2022. Mereka berharap kegiatan itu tidak selesai di tahun ini saja tetapi bisa berkelanjutan.
"Terima kasih juga untuk bantuan yang telah diberikan kepada nelayan terutama Bantuan untuk koperasi nelayan beberapa bulan lalu, ini sangat berguna bagi kami dan terus kami kembangkan," ungkap Asmaun, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gresik.
Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), poin 14 (Ekosistem Laut), dan poin 15 (Ekosistem Daratan), dengan fokus pada pelestarian lingkungan dan penguatan masyarakat pesisir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan, kegiatan pelestarian lingkungan seperti penanaman mangrove merupakan bentuk nyata dari komitmen Pertamina untuk tumbuh bersama masyarakat.
"Selain menjaga lingkungan, kami ingin hadir memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar, terutama para nelayan yang sangat bergantung pada kesehatan ekosistem pesisir," pungkasnya. (*)
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
9 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
9 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
9 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
11 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
13 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
13 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
13 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
13 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
14 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
14 hours ago





