Bertemu di Surabaya, Para Kiai Kembali Berikan Mandat Kepada PBNU Perbaiki PKB
Syabilur Rosyad - Monday, 19 August 2024 | 07:05 PM


salsabilafm.com – Para kiai sepuh di lingkungan Nahdlatul Ulama kembali memberikan mandat kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) untuk melanjutkan upaya perbaiki PKB.
Mereka kembali menegaskan penilaian bahwa PKB saat ini sudah melenceng dari bentukan NU beberapa tahun silam.
Mandat para kiai sepuh ini dihasilkan setelah pertemuan di Kantor PCNU Surabaya di kawasan Jalan Bubutan yang berjalan 2 jam lamanya. Senin, (19/8/2024) siang.
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan sejumlah tokoh serta jajaran PBNU turut dalam pertemuan tersebut.
KH Anwar Iskandar, sebagai Tim Pansus PKB bentukan PBNU menjelaskan, PKB tak bisa dilepaskan dari NU. Sebab, ia menilai PKB sendiri punya tali sejarah dan ideologis dengan NU.
Namun, saat ini ia menilai PKB sudah menyimpang dengan menghilangkan peran ulama dalam berbagai keputusan strategis partai dengan mengambil keputusan semuanya mutlak kewenangan ketua umum.
"Kami rapat hari ini, untuk memberikan mandat kepada Ketua Umum agar melakukan langkah strategis," ucap Kiai Anwar.
"Tujuannya, untuk kembali kepada kebenaran," pungkasnya. (*)
Next News

2 Pelaku Penganiayaan Guru Tugas di Sampang Dituntut 5 Tahun Penjara
20 hours ago

Warga Desa di Sampang Dilatih Ketangguhan Hadapi Bencana
20 hours ago

Pelaku Pencabulan Perempuan Disabilitas di Sampang Ditangkap Polisi, Terancam 15 Tahun Penjara
20 hours ago

Polres Sampang Ungkap 16 Kasus Curanmor, 17 Tersangka Diamankan
21 hours ago

Dari Magetan ke Mancanegara, UMKM Keripik Tempe Binaan Pertamina Tembus Pasar Ekspor
a day ago

Masuk Musim Tanam, Harga Per Seribu Bibit Tembakau di Sumenep Capai Rp40 Ribu
a day ago

Jelang Iduladha, Lapak Hewan Kurban Bermunculan di Sumenep
a day ago

100 Poktan Tembakau di Pamekasan Dapat Bantuan Pupuk Non-Subsidi
a day ago

Aliansi BEM Bangkalan Demo DPRD, Desak Program Pemerintah Diawasi Ketat
a day ago

Kebakaran Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar
a day ago





